Hari ini, Uji Coba Penghapusan 3 in 1 DI Jakarta, Warga: Malah Semakin Macet!

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




foto: Spanduk uji coba penghapusan 3 in 1 di Jakarta (Merdeka)




foto: Spanduk uji coba penghapusan 3 in 1 di Jakarta (Merdeka)

Jakarta, Jelasberita.com| Hari ini, tepatnya pada Selasa (5/4) adalah hari pertama dimulainya uji coba penghapusan 3 in 1 di Jakarta. Namun, bagi berbagai kalangan penghapusan sistem 3 in 1 tersebut masih dirasa belum efektif.

 

Dikutip dari laman Merdeka.com, salah seorang koordinator lapangan Satpol PP Kebayoran Baru, Raoyan mengatakan bahwa penghapusan tersebut justru semakin menambah kemacetan.

 




“kalau dihapus enggak optimal jadinya, biasanya nih sekitar jam setengah sepuluh sampai jam sepuluh pagi , lewat sudah agak lenggang. Tapi, ini masih macet saja kan?” ujarnya saat di temui di bundaran lampu merah Senayan, Jakarta.

 

Akan tetapi, Raoyan menambahkan bahwa peraturan baru yang diberlakukan tersebut sangat berpengaruh bagi para joki 3 in 1 yang biasa mangkal.

 

“beberapa hari terakhir ini memang joki agak ngurangi, tapi makin banyak ditangkap. Kita nangkepnya dari jauh dulu, baru udah deket lampu merah, kita amankan.” Tuturnya.

 

Sementara itu, dari pantauan di lapangan hari ini, sekitar pukul 10 pagi di seputaran bundaran, masih terbilang padat. Terlihat bahwa terdapat beberapa petugas gabungan dari kepolisian, satpol PP, serta Gatur Polda Metro Jaya.

 

seperti diketahui sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama selaku Gubernur DKI Jakarta menyerukan akan menghapus sistem 3 in 1 di jalanan Jakarta. Hal ini didasari atas Pemprov DKI yang akan segera menerapkan sistem baru yang lebih mumpuni, yaitu Electronic Road Pricing (ERP).

 

“sebetulnya tidak perlu ada 3 in 1 seperti itu, kalo misalnya ada orang pada bawa-bawa bayi begitu, dikasih obat biar bayinya enggak mengganggu yang bawa mobil. Ini kan sudah jelas gak bener.” Terang Basuki.

 

Gubernur DKI Jakarta juga menambahkan bahwa lebih baik Jakarta mengalami kemacetan akibat penghapusan 3 in 1 ketimbang generasi masa depan kondisi fisiknya rusak akibat secara terus menerus di beri obat penenang. Nantinya, bila penghapusan 3 in 1 tersebut berdampak pada kemacetan. Ahok siap untuk menurunkan lebih banyak bus lagi.

 

“pokoknya jangan hanya gara gara Cuma takut kena macet, lebih ikhlas lihat generasi muda rusak. Ini sekarang sedang kita kaji mengenai 3 in 1.” Tegas Ahok

Leave a Reply

Your email address will not be published.