#PrayForPakistan Menjadi Trending Topic

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




#PrayForPakistan

Jelas Berita, Jakarta – Seluruh orang di dunia menyatakan duka citanya dan berbagi rasa solidaritas usai ledakan di taman Lahore, Pakistan yang menewaskan sekitar 70 orang dan melukai sebanyak 300 orang melalui tanda pagar #PrayForPakistan yang mereka bagikan melalui sosial media.




Lahore merupakan ibukota Punjab, wilayah Pakistan yang terkenal akan luas wilayah dan kekayaannya juga merupakan basis politik perdana menteri Nawaz Sharif. Dengan terjadinya peristiwa ini maka Presiden Pakistan, Mamnun Hussain mengutuk perbuatan keji tersebut dan menyatakan tiga hari berkabung atas insiden berdarah ini.

Salah satu unggahan yang menggunakan tagar tersebut ditulis oleh akun @CamSnuggleBuddy di Twitter miliknya berbunyi, “Siapapun yang membunuh orang tak berdosa, berarti dia membunuh kemanusiaannya. #PrayForPakistan,” seperti yang dilansir melalui surat kabar Independent, Senin (28/3).

adapula akun @UstheDuo mengunggah, “Masih ingat akan serangan bom di Pakistan, tak banyak yang mengabarkannya, namun kita berharap banyak yang mengingat untuk #PrayForPakistan”.

Tak hanya tagar yang mereka gunakan, beberapa orang juga mengunggah gambar ke akun sosial media milik mereka seperti bendera Pakistan, adapula yang mengunggah gambar tangan dari Menara Minar-e-Paristan yang bentuknya mirip dengan Menara Eiffel di Paris.




Informasi terkini  disampaikan oleh salah seorang polisi senior kepada Reuters mengenai para korban dari ledakan bom tersebut ternyata didominasi oleh wanita dan anak-anak.

Pernyataan mengejutkan datang dari Kelompok Taliban cabang Pakistan, Jamaat-e-Ahrar yang mengatakan bahwa peristiwa bom bunuh diri ini adalah tanggung jawab dari Jamaat-e-Ahrar. Target mereka adalah para jamaat kristiani yang sedang beribadah merayakan Paskah. Ledakan di taman yang saat itu sedang ramai oleh keluarga yang berlibur merayakan hari Paskah berubah menjadi hari yang mencekam di Pakistan.

Sampai hari ini, Pakistan masih dirudung duka dan diselimuti rasa takut yang mendalam. Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon meminta agar pemerintah Pakistan tak membeda-bedakan keyakinan warganya dan tetap melindungi seluruh warganya.

“Pemerintah Pakistan harus berusaha maksimal menjalankan sejumlah langkah perlindungan terhadap semua individu, termasuk kaum minoritas,” pernyataan ini disampaikan Ban Ki-moon melalui pernyataan kantor Sekjen PBB.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.