Ledakan Bom Ditengah Perayaan Paskah Terjadi di Lahore Pakistan, 70 Orang Tewas

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Situasi mencekam usai ledakan di Taman Lahore, Pakistan, sedikitnya 70 orang tewas, dan puluhan lainnya luka-luka. Foto : tribunnews.com
Situasi mencekam usai ledakan di Taman Lahore, Pakistan, sedikitnya 70 orang tewas, dan puluhan lainnya luka-luka. Foto : tribunnews.com

Lahore, Jelasberita.com | Ledakan dahsyat kembali lagi terjadi di sebuah taman di Kota Lahore, Pakistan, Minggu (27/3/2016) malam waktu setempat. Insiden yang terjadi ditengah-tengah perayaan Paskah yang dirayakan oleh umat Kristiani di Kota Lahore tersebut, mengakibatkan sedikitnya 70 orang tewas, serta ratusan lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan keterangan saksi mata, ledakan bom tersebut berasal dari taman bermain anak-anak yang dikenal dengan sebutan Taman Gulshan e Iqbal. Hal ini terlihat dari situasi yang mencekam saat itu, banyak anak-anak yang berteriak dan berlarian keluar dari taman akibat ledakan bom tersebut. Bahkan diantara 70 korban tewas, banyak didominasi oleh anak-anak.




“Itu adalah bom bunuh diri. Pembom itu berhasil masuk menyelinap ke taman dan meledakkan bom tersebut didekat area bermain anak-anak,” kata Pejabat Pemerintah Lahore, Muhammad Usman, Minggu (27/3/2016).

Pejabat setempat juga mengatakan bahwa pelaku pemboman tersebut dinilai sangat cerdik. ia berusaha mengelabui masyarakat agar tidak mencurigakan, yakni dengan merakit bom seperti berbentuk bantalan bola. Ini terlihat dari sisa-sisa puing ledakan bom di area tersebut.

“Akibat ledakan tersebut ada banyak potongan-potongan daging manusia yang menempel di dinding rumah kami. Semua orang berteriak dan menangis histeris akibat kehilangan anggota keluarganya. Disana memang ada banyak orang Kristen yang sedang merayakan Paskah saat itu,” ujar salah seorang saksi, Javed.

Sekang beberapa menit setelah kejadian tersebut, Kelompok Taliban Pakistan menyatakan bertanggung jawab atas insiden tersebut. Melalui juru bicaranya, mereka mengaku memang sengaja melakukan target operasi bom bunuh diri mereka terhadap komunitas warga Kristen yang ada di Pakistan.




Melihat insiden ini, Presiden Pakistan, Mamnoon Hussain, dan Perdana Menteri Nawaz Sharif mengecam keras atas tindakan bom bunuh diri tersebut. Pemerintah Pakistan juga memerintahkan kepada aparat keamanan setempat untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh serta memburu fraksi Taliban yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.