Teror Belgia mirip teror Paris! Ini faktanya…

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




teror belgia

Ibu kota Belgia kemarin baru saja diguncang dengan tiga ledakan bom beruntun. Ketiga ledakan tersebut tak berselang lama. Dua ledakan pertama terjadi di Bandara Zaventem, lalu menyusul satu ledakan di stasiun kereta metro Maelbeek.




Insiden ini sama persis dengan yang terjadi di Paris, Perancis di mana terjadi serangan ledakan bom yang tak hanya di satu titik. Bom Belgia menggunakan bom bunuh diri dalam aksinya juga sama dengan yang terjadi di Paris pada November 2015 silam di Stadion Stade de France dan aula konser musik Bataclan.

Bom Belgia dinyatakan sebagai aksi balas dendam setelah Salah Abdeslam ditangkap oleh Polisi Belgia dan dituduh sebagai salah satu pelaku aksi teror di Paris. Pernyataan dari ISIS yang mengaku bahwa mereka bertanggung jawab atas teror Belgia juga memperkuat bahwa aksi teror Belgia berkaitan erat dengan teror Paris.

Berikut pernyataan lain yang memperkuat keterkaitan teror Belgia dan teror Paris.

1. Ledakan lebih dari satu titik

Teror yang terjadi di Paris pada November 2015 ada di lebih dari satu titik dan terjadi secara hampir bersamaan, hal ini serupa dengan ledakan yang terjadi di Belgia. Ledakan di Belgia berada di Bandara Zaventem dan di stasiun kereta metro Maelbeek. Teror di Belgia menelan korban sedikitnya 23 orang tewas dan 105 orang alami luka-luka.




Sementara di Paris terjadi ledakan di Stadion Stade de France dan aula konser musik Bataclan. Teror Paris menelan 130 korban tewas, dan 352 jiwa alami luka-luka.

2. Teror Belgia dan teror Paris menggunakan bom bunuh diri

Kedua teror yang terjadi baik di Belgia maupun di Paris ternyata menggunakan bom bunuh diri. Hal ini dinyatakan oleh polisi Belgia yang menemukan tiga sabuk bom bunuh diri dan beberapa bom rakitan yang belum sempat diledakan oleh pelaku.

3. Tempat keramaian menjadi sasaran

Bandara Zaventem dan stasiun kereta Maelbeek bukanlah tempat yang sepi dari orang-orang bahwa cenderung sebagai tempat tersibuk dan ada banyak orang berada di kedua tersebut. Hal ini sama dengan yang terjadi di Paris. Serangan di Paris terjadi di Stadion Stadion Stade de France di mana sedang digelar pertandingan antara Perancis melawan Jerman. Tak hanay stadion yang hari itu sedang dihadiri banyak orang namun pelaku serangan Paris mengambil banyak nyawa tak bersalah di aula konser Bataclan yang sedang mengadakan konser sebuah band Heavy Metal lokal.

4. Pernyataan ISIS

Salah Abdeslam dituduh sebagai pelaku penembakan beruntun di teror Paris dan ditangkap di Belgia Sabtu kemarin dan disebut-sebut sebagai dalang di balik ledakan beruntun di bandara dan stasiun kereta metro di Brussels.

Dilansir dari Rusia Today, adanya pernyataan dari ISIS yang mengaku merekalah yang bertanggung jawab atas insiden yang terjadi di Belgia. Pernyataan ini disiarkan oleh Amaq News Agency, sayap media ISIS. Hal ini juga sama seperti pernyataan bahwa ISIS bertanggung jawab atas teror Paris yang disebarkan oleh media Paris.

Dalam pernyataan tersebut ISIS mengaku bahwa serangan di paris dilakukan oleh militan kiriman mereka, sebagai balasan atas kebijakan Negeri Menara Eiffel yang telah mengirimkan jet tempur ke Suriah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.