Siang Menikah, Malamnya Cerai

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




menikah

Sejatinya, menikah adalah penyatuan cinta antara dua insan dalam satu bahtera rumah tangga. Menikah pula tak semata-mata untuk mencari keturunan namun hubungan suami istri adalah hal yang sudah semestinya dilakukan pada pasangan yang sudah menikah.




Walau entah apa sebab dalam rumah tangga belum juga dikaruniai anak banyak pasangan yang mencoba bertahan dan berusaha mendapatkan ‘Amanah’ dari Tuhan yang maha esa tersebut.

Berbagai macam cara dilakukan oleh suami maupun istri, dari berobat alternatif hingga melakukan bayi tabung hanya demi mendapatkan keturunan.

Satu kisah yang datang dari India baru-baru ini menyatakan ada pasangan yang baru saja menikah namun langsung bercerai pada malam harinya. Ternyata sang istri baru mengetahui sang suami menderita disfungsi ereksi. Dengan sangat terpaksa sang istri harus menceraikan suaminya dan menuntut mas kawin yang ia berikan untuk dikembalikan.

Sang istri yang berasal dari Katna Murshidabad, negara bagian Bengal Barat itu baru berusia 18 tahun. Ia terkejut ternyata sang suami tak dapat menunaikan kewajibannya untuk menafkahi batin sang istri di malam pertama. Dengan marah ia menuntut cerai pada suani dan keluarganya atas ‘keterbatasan’ yang dimiliki oleh sang suami dan meminta maharnya untuk dikembalikan.




Berbeda dengan Indonesia yang mayoritas menganut paham bahwa suami adalah pihak yang memberikan mahar, India tak seperti itu, di sana sang istrilah yang harus memberikan mahar pada sang suami.

Gadis berusia 18 tahun itu menuntut mahar yang ia berikan untuk dikembalikan, mahar yang telah diterima oleh keluarga suami sebesar 55 ribu Rand atau sekitar Rp 50 jutaan ditambah tuntutan atas kekurangan sang suami sebesar mahar yang diberikan. Maka total julah uang yang harus diberikan oleh pihak suami sebesar 110 ribu Rand.

Keluarga sang istri mengaku, keputusan untuk bercerai memang pantas dilakukan oleh wanita muda itu untuk menghindari pandangan-pandangan negatif dari masyarakat seperti sang wanita akan dicap sebagai wanita mandul karena ketidakmampuan memberikan keturunan.

“Pada malam pernikahan kami, saya menyadari bahwa suami saya memiliki disfungsi ereksi,” kata wanita tersebut kepada Times of India.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.