Sering Meresahkan, 11 Preman dan Juru Parkir Liar di Medan Diamankan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Kapolsekta Medan Timur. Komisaris BL Malau  memberikan arahan dan bimbingan kepada preman dan juru parkir liar yang terjaring dibeberapa wilayah di Medan. Foto : tribunnews.com
Kapolsekta Medan Timur. Komisaris BL Malau memberikan arahan dan bimbingan kepada preman dan juru parkir liar yang terjaring dibeberapa wilayah di Medan. Foto : tribunnews.com

Medan, Jelasberita.com | Masalah yang kerap kali dirasakan warga Kota Medan selama ini adalah tentang keberadaan preman dan juru parkir liar. Adanya pungutan liar (pungli) dari para preman serta pengutipan uang parkir yang dilakukan juru parkir liar sudah sangat meresahkan warga Medan. Hal inilah yang kemudian menghantarkan warga Medan Timur melaporkan segala tindak pungutan liar yang dilakukan para preman dan juru parkir liar ini kepada Polsekta Medan Timur.

Dari laporan inilah akhirnya para petugas Kepolisian Polsekta Medan Timur mengadakan patroli ke empat kawasan Medan Timur yang dianggap sebagai daerah kawasan yang sering dijumpai preman dan juru parkir liar. Alhasil ada sebanyak 11 preman dan beberapa juru parkir liar yang turut diamankan pada operasi ini.




“Ada sebanyak 11 preman dan beberapa juru parkir liar yang berhasil kami amankan dari Jl Bambu, Jl Muchtar, Basri dan Jalan Mustafa,” ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Polsekta Medan Timur, Inspektur Satu Ucox Nugraha Rambe, Kamis (24/3/3016).

“Apa yang dilakukan para preman dan juru parkir liar ini sudah sangat meresahkan warga Medan. Makanya kami amankan mereka disini,” tambah Ucox.

Pada saat digelandang ke Polsekta Medan Timur, kesebelas preman dan juru parkir liar ini pun diberikan hukuman push up oleh Kanit Reskrim. Setelah itu, mereka kembali didata untuk selanjutnya dilakukan pembinaan.

“Hukuman push up ini untuk memberikan efek jera terhadap mereka. Setelah didata, mereka akan kami berikan pembinaan untuk tidak melakukan perbuatannya kembali. Apabila kembali didapati, mereka akan kami beri sanksi tegas,” terang Ucox.




Sebelumnya, warga Medan memang banyak mengeluh terutama terhadap keberadaan juru parkir liar yang terebar di Kota Medan. Keberadaan mereka yang tidak ditemui pada saat warga memarkirkan kendaraan, namun memaksa meminta uang parkir pada saat warga tersebut hendak pergi dari tempat ia memarkirkan kendaraannya, dianggap sebagai faktor utama pemicu terjadinya cekcok antara warga dan juru parkir liar tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.