Seorang Remaja Anak TNI AU Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Samping Makam

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Ilustrasi bunuh diri. Foto : solopos.com
Ilustrasi bunuh diri. Foto : solopos.com

Yogyakarta, Jelasberita.ocm| Sesosok mayat remaja yang ditemukan tewas bersimbah darah di samping Makam Gotongan Jalan Wahid Hasyim, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta sontak menghebohkan warga disekitar makam. Tak hanya ditemukan sudah tak bernyawa, disamping korban juga ditemukan sebuah pistol serta peluru yang berserakan ditanah yang diduga sebagai jalan korban untuk menghabisi nyawanya sendiri. Hal ini terlihat dari luka di kepala korban yang dinyatakan sebagai bekas tembakan.

Setelah ditelusuri, mayat remaja tersebut diketahui berinisial MJS (16 tahun). Ia diketahui merupakan anak dari seorang anggota TNI Pom Angkatan Udara. Sejak umur 2,5 tahun remaja tersebut memang sudah ditinggal oleh ibunya akibat perceraian antara kedua orangtuanya, hingga akhirnya korban terlihat lebih sering tinggal dengan kakeknya.




“Sejak umur 2,5 tahun dia sudah ditinggal ibunya. Belakangan dia harus tinggal dengan saya,” kata Leo, kakek MJS di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Jumat (18/3/2016).

Berdasarkan keterangan Kakek korban, korban yang merupakan siswa salah satu sekolah di Yogyakarta belakangan dikabarkan sering tidak masuk sekolah, hingga akhirnya pihak sekolah menanyakan kepada sang kakek perihal alasan korban tidak pernah masuk sekolah. Mendengar itu, sang kakek pun terkejut, dan kemudian mencari keberadaan korban pada Jumat (18/3).

Namun, betapa terkejutnya sang kakek ketika melihat cucunya tersebut telah tewas bersimbah darah di Makam Gotongan, Yogyakarta.

“Dari pihak sekolah dia dikabarkan sering tidak masuk sekolah, makanya saya cari sampai kesini. Tapi, saya tidak tahu dia mengakhiri hidupnya dengan pistol yang dibawanya. Dia anak dari TNI AU, tapi pistol ini saya tidak tahu dia dapat dari mana,” ujar Leo.




Saat ini, korban telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi. Sementara, barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Mio, helm, tas, peluru, serta pistol yang diduga milik korban turut diamnakan polisi.

Barang bukti kami amankan untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” kata Polsek Depok Timur, Komisaris Polisi Dhanang Bagus Anggoran.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.