Munculnya Mainan Action Figure Robot Gedek dan Sumanto Merupakan Simbol Kemerosotan Moral Bangsa Indonesia

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Mainan dengan sebutan Indo Psychos ini dijual bebas di internet. Foto : indowarta.com




Mainan dengan sebutan Indo Psychos ini dijual bebas di internet. Foto : indowarta.com

Jakarta, Jelasberita.com| Jika biasanya mainan action figure selalu diramaikan dengan tokoh superhero, seperti batman, superman, iron man, satria baja hitam, power rangers, dan lain sebagainya, namun tak demikian dengan yang sekarang beredar di Indonesia.

Dikabarkan, tokoh-tokoh yang sering melakukan tindak kriminal, ¬†serbahkan kanibalis serta pelecehan seksual menjadi sosok yang wajahnya dijadikan mainan action figure ini dengan judul di covernya “Indo Psychos”. Contohnya, seperti Sumanto yang dikenal dengan aksi kanibal nya yang tega memakan jasad manusia ini, wajahnya dijadikan miniatur mainan ini. Lalu Ryan Jombang yang juga tega memutilasi korbannya turut dijadikan miniatur mainan ini.

Ada juga robot gedek atau yang dikenal dengan nama Babe , yang dikenal dengan aksi pelecehan seksualnya dnegan menyodomi puluhan anak dibawah umur hingga tega memutilasi anak-anak dibawah umur tersebut, turt dijadikan maianan action figure tersebut. Hal ini dapat kita lihat disamping cover mainan yang dijual dari harga Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu tersebut yang menampilkan foto wajah dan menuliskan riwayat dan rekam jejak sipelaku kejahatan tersebut.

Awalnya mainan yang dijual bebas disalah satu situs internet ini ditujukan untuk seseorang yang berusia 17 tahun keatas, namun dengan beredar luasnya penjualan mainan action figure ini dapat dipastikan juga akan merambah masuk ke anak-anak dibawah umur. Hal ini lah yang kemudian dikhawatirkan oleh berbagai pihak karena akan turut pula mempengaruhi moral anak-anak bangsa Indonesia.




“Tokoh penjahat, apalagi yang terkenal akan kejahatan seksualnya terhadap anak adalah bentuk nyata propaganda hitam. Ini tidak layak untuk dijadikan mainan, jika ini dibiarkan, akan berdampak buruk bagi anak, juga berdampak citra buruk Indonesia di dunia internasional,” kata Ketua Komite Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Asrorun Ni’am Sholeh, Rabu (16/3/2016).

“Ini ancaman bagi ketahanan bangsa. Menko Polhulkam, BIN dan aparat pertahanan serta keamanan perlu mengusutnya secara tuntas,” tambahnya.

Saat ini KPAI menyatakan akan memanggil dan produsen mainan tersebut, bahkan yang biasanya terjual bebas di situs penjualan online maupun penjualan langsung, kini dikabarkan telah dihentikan penjualannya. Bahkan, beberapa mall yang diduga turut menjual mainan action figure ini juga telah disidak oleh KPAI.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.