Kebiasaan Menumis Ini Ternyata Mengundang Bahaya!

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




menumis

Menumis sayuran adalah salah satu cara memasak paling mudah dan hampir semua orang dapat melakukannya. Namun tidak semua orang melakukan prosesnya dengan benar. Beberapa kebiasaan saat proses menumis ini ternyata mengundang bahaya bagi kesehatan. Apa saja itu?




Mencuci sayur kemudian setelah memotong-motongnya

Sayur yang sudah dipotong-potong maka bagian dalamnya yang mengandung banyak vitamin serta kandungan mineral akan terbuka maka jika anda mencucinya setelah memotong-motong kandungan-kandungan tersebut akan hilang mengalir bersama air cucian. Lalu apalagi yang hendak kita makan bila semua kandungan baik untuk tubuh telah hilang?

Dan lagi, sayur yang sudah dipotong-potong harus segera diolah jangan tunggu sampai berjam-jam apalagi berhari-hari.

Minyak dikatakan siap dimasukan sayur setelah asap mengepul

Minyak yang telah mengepulkan asap maka ia sudah dalam suhu 2000C, dalam suhu inilah zat penyebab kanker mulai terbentuk sehingga resiko tubuh terkena kanker akan meninggi dan lagi, bila sayur yang dimasak dalam suhu ini akan rusak kandungan gizinya. Tumislah sayur pada saat minyak dalam keadaan belum mengepulkan asap.

Menumis itu tentu dengan banyak minyak baru benar?

Pernyataan ini salah! Minyak apapun yang hendak anda gunakan pasti mengandung lemak lebih dari 98%, sementara sayuran memiliki daya serap tinggi terutama pada minyak. Maka jika anda menumis menggunakan banyak minyak dipastikan permukaan sayur akan ditutupi oleh minyak. Jika sudah begini maka sayur sulit menyerap aneka penyedap rasa ayng anda tambahkan sehingga membuat kita yang mencicipi akan merasa kurang rasa padahal sudah memasukan banyak takaran penyedap akhirnya kita akan memasukan lagi, lagi dan lagi hingga melebihi takaran yang normal untuk tubuh konsumsi dengan kata lain takran menjadi berlebihan.




Aneka penyedap rasa yang kaya akan garam

Untuk membuat sebuah tumisan menjadi ‘lezat’ maka kita akan menambahkan berbagai penyedap ke dalamnya seperti, kecap asin, saus tiram, garam, tauco dan lain sebagainya yang mengandung rasa asin. Dari bahan-bahan yang disebutkan barusan maka dipastikan mengandung garam yang tidak sedikit saat proses pembuatannya. Anda boleh menggunakan semua penyedap rasa tersebut namun dalam takaran yang sedikit, dan khusus garam gunakan dalam takaran sedikit karena sayur tumisan telah lebih dahulu dimasukan bahan penyedap lain yang sudah asin.

Jaga kesehatan anda dimulai dengan cara memasak ataupun megnolah makanan tersebut. Keep Healthy!

Leave a Reply

Your email address will not be published.