Ledakan Dahsyat di RSAL Mintoharjo, Empat Korban Tewas Masih Ada Hubungan Saudara

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Ledakan di RSAL Mintoharjo menyebabkan 4 korban tewas dan beberapa diantaranya luka-luka. Foto : tribunnews.com
Ledakan di RSAL Mintoharjo menyebabkan 4 korban tewas dan beberapa diantaranya luka-luka. Foto : tribunnews.com

Jakarta, Jelasberita.com| Sebuah ledakan dahsyat terjadi di RSAL Mintoharjo tepatnya di Gedung Ruang Udara Bertekanan Tinggi (RUBT) pada Senin (14/3/2016). Akibat dari peristiwa ini, empat orang yang terdiri dari seorang dokter dan 3 orang pasien ditemukan tewas terbakar di dalam Gedung RUBT tersebut, sementara beberapa diantaranya mengalami luka-luka ringan.

“Terjadi kebakaran yang menyebabkan ledakan di Ruang Udara Bertekanan Tinggi lama yang disebabkan oleh korsleting listrik, sehingga menimbulkan empat korban tewas, termasuk dokter, dan beberapa ornag mengalami luka-luka,” terang juru bicara TNI AL, Zainudin.




Keempat Korban yang tewas, yakni
1. Irjen Pol Purn Abubakar Nataprawira (65), mantan Kadis Humas Polri
2. Edi Suwandi (67)
3. dr Dimas (28)
4. Dr Sulistyo (54), anggota DPD/Ketua PGRI

Dari keempat korban tewas, tiga diantaranya diketahui masih memiliki hubungan saudara. Mereka adalah Irjen Pol Purn Abubakar Nataprawira, Edi Suwandi dan dr Dimas. Edi Suwandi diketahui adalah ayah dari dr Dimas, sementara Abubakar adalah besan dari Edi Suwandi.

Awalnya, dr Dimas menemani ayahnya Edi Suwandi beserta Abubakar yang hendak menjalani terapi hiperbank di Rumah Sakit milik negara ini. Edi dan besannya, Abubakar memang diketahui memiliki riwayat penyakit yang sama dengan Abubakar, namun belum diketahui pasti penyakit apa yang mereka alami.

Tetapi Senin siang (14/3) tampaknya menjadi terapi yang terakhir bagi Edi dan Aubakar serta Dr Sulistyo, mereka ditemukan tewas didalam tabung chamber yang meledak bersama, sedangkan dr Dimas juga tewas didalam Gedung RUBT lama tersebut.




Saat ini, keempat jenazah sudah di bawa kerumah duka masing-masing. Beberaoa diantaranya juga sudah dikebumikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.