Adakan Sayembara Berhadiah 5 Miliar, Panitia Lomba Makan Ayam di KFC Ternyata Tak Sediakan Tim Medis

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





KFC adakan sayembara lomba makn ayam cepat berhadiah 5 miliar. Foto : tribunnews.com
KFC adakan sayembara lomba makn ayam cepat berhadiah 5 miliar. Foto : tribunnews.com

Jakarta, Jelasberita.com| Kematian seorang pria bernama Freddy Jayadi (45) setelah mengikuti perlombaan lomba makan ayam cepat di KFC Taman Semanan Cengkareng Jakarta Barat, Jumat (11/3/2016) masih menimbulkan tanda tanya. Pihak penyidik dari Satuan Reskrim Polrestro Jakarta Barat saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa ini dengan memeriksa 11 0rang saksi, diantaranya 6 orang panitia penyelenggara, sedangkan sisanya adalah teman korban, peserta, dan penonton.

“Saat ini tim penyidik masih melakukan penyelidikan terhadap 11 orang saksi. Dari keterangan saksi kita selanjutnya akan kita analisa untuk menentukan langkah-langkah berikutnya,” kata Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Barat AKBP Didik Sugiarto.




Didik juga mengatakan, bahwa dalam pemeriksaan awal diketahui pihak penyelenggara lomba makan ayam di KFC tersebut memang tidak menyediakan tim medis untuk mendukung acaranya tersebut. Namun, berdasarkan penyidikan sementara, hal ini tidak dapat dijadikan bukti adanya unsur kelalaian panitia dalam peristiwa ini. Dan untuk memastikan apakah diwajibkan tim medis dalam setiap acara atau sayembara, pihak penyidik masih mengumpulkan keterangan-keterangan dari pihak yang terkait.

“Panitia penyelenggara memang tidak menyediakan tim medis. Tapi, hal ini belum dapat memastikan apakah ada unsur kelalaian panitia atau pihak KFC. Kita juga masih terus meminta keterangan terkait prosedur penyelenggaraan sayembara, apakh butuh tim medis atau tidak,” terang Didik.

Sebelumnya Freddy diketahui tewas tersedak usai memakan potongan ayam ketiga ketika mengikuti lomba makan ayam cepat di KFC. Sempat diberi pertolongan pertama dengan memberi minum air putih, Freddy justru tak sadarkan diri. Ia pun dilarikan ke klinik terdekat, namun nyawanya tak dapat tertolong lagi. Saat ini jenazah korban dibawa ke RS Kramatjati.

 




Leave a Reply

Your email address will not be published.