Tak Hanya Menjual Kopi, Torik Juga Menyediakan PSK ABG di Warung Kopinya

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Torik Sulistyo, mucikari yang menyediakan PSK ABG di warung kopinya. Foto : tribunnews.com




Torik Sulistyo, mucikari yang menyediakan PSK ABG di warung kopinya. Foto : tribunnews.com

Jakarta, Jelasberita.com| Usai sudah sepak terjang Torik Sulistyo (50) yang berprofesi sebagai mucikari dan membuat warung kopinya menjadi tempat prostitusi terselubung dengan menyediakan Pekerja Seks Komersial dibawah umur. Torik diketahui ditangkap di warung kopi miliknya di Jalan Tumbu IV, Kelurahan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan setelah polisi menerima laporan warga sekitar yang curiga melihat beberapa pria dengan ditemani oleh gadis-gadis Abg dibawah umur menghabiskan waktu hingga larut malam di warung kopi milik Torik.

Dalam penangkapan ini, polisi juga menyita dua buah kondom, alat tes kehamilan serta dua orang PSK dibawah umur yang tengah bersiap-siap menunggu pelanggan. Tak hanya itu, sebuah memory card yang isinya berupa foto-foto syur dari para Abg yang dijadikannya PSK juga turut disita.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Jagakarsa Kompol Sri Bhayakari, Torik diketahui telah menjalankan aksinya selama dua tahun. Ia juga kini telah memiliki 15 anak dibawah umur yang kemudian dijadikan PSK untuk melayani pria-pria hidung belang. Semua PSK nya diketahui masih berumur belasan tahun, bahkan ada juga yang masih bersekolah.

“Semua sudah disiapkan oleh pelaku. Jadi, pelanggan yang datang tinggal memakainya saja,” ujar Sri.




Untuk mengecoh perhatian warga, Torik sengaja membuat warung kopinya bukan hanya untuk menjual kopi, minuman, makanan dan rokok saja, tapi secara diam-diam ia juga menyediakan PSK di warung kopinya. Ia juga menyediakan sebuah kamar didalam warung kopinya sebagai tempat mengeksekusi PSK-PSK Abg tersebut.

“Setelah disepakati, nanti korban (PSK) dan pelanggan yang datang kewarung kopi langsung masuk kekamar yang disediakan oleh Torik,” kata Sri.

Demi melancarkan praktek prostitusinya, Torik juga mengakui mendapatkan anak-anak Abg yang sering berbelanja makanan ke warung kopi miliknya. Dengan diiming-imingi penghasilan yang lebih, akhirnya Abg-Abg tersebut pun terbujuk oleh rayuan Torik untuk menjadi PSK di warung kopinya. Namun, sebelum para Abg tersebut resmi menjadi PSK nya, Torik juga mengakui terlebih dahulu berhubungan badan dengan para Abg tersebut.

“Sebelum dijajakan ke pria hidung belang, Torik terlebih dahulu berhubungan badan dengan Abg-abg tersebut. Ada sekitar 9 anak yang menjadi korban pelecehannya,” terang Sri.

Akibat perbuatannya, saat ini Torik pun dijerat dengan Pasal 761 dan Pasal 88 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.