Tragis, Mahasiswa Ini Nekat Gorok Leher Pacarnya, Ketika Mengetahui Pacarnya Hamil

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





ilustrasi
ilustrasi

Medan, Jelasberita.com| kasus pembunuhan akibat hubungan gelap kembali terjadi, kali ini terjadi di sebuah kos-kosan yang beralamat di Jalan Tembakau Raya, No 104, Perumnas Simalingkar, Kecamatan Medan Tuntungan.

 




Adalah M Abidin (25), yang masih berstatus sebagai mahasiswa di sebuah perguruan tinggi swasta di kota Medan, nekat menghabisi nyawa kekasihnya sendiri bernama Ana Tasima boru Sembiring (24) dengan cara memukul nya dengan benda tumpul dan kemudian menggorok lehernya, pada Jumat (4/3), lantaran sang kekasih mengaku tengah berbadan dua yang merupakan hasil dari hubungan mereka

 

Seperti dikutip dari laman Tribunnews, kejadian berawal ketika sang pria tengah mengunjungi kos-kosan milik pacarnya tersebut. selang beberapa lama mereka  berbincang, secara tiba-tiba sang wanita mengaku tengah mengandung anak hasil hubungan mereka. Sontak pengakuan tersebut membuat pelaku kaget dan panik.

 




Akibat panik dan tak mau bertanggung jawab, akhirnya sang pria tersebut pun mulai berpikir untuk menghabisi nyawa kekasihnya tersebut. hingga akhirnya ketika korban tengah lengah, pelaku pun dengan segera memukul kepala korban dengan sebuah benda tumpul yang mengakibatkan korban tak sadarkan diri.

 

Setelah melihat kondisi korban tengah tak sadarkan diri. Beberapa saat kemudian, sang pelaku langsung nekat mengambil sebilah pisau dan langsung menggorok leher pacar nya tersebut.

 

Aksi pelaku pun tak habis sampai disitu, untuk menutupi perbuatan keji nya tersebut, Pelaku berpura pura membawa korban yang sudah mengalami luka di bagian leher, ke RSUP Adam Malik Medan, di Jalan Jamin Ginting. Kepada para dokter dan perawat, pelaku mengaku bahwa kekasihnya tersebut melakukan aksi bunuh diri.

 

Namun, pernyataan dari pelaku diragukan oleh pihak rumah sakit karena dirasa janggal. Hingga akhirnya pihak RSUP Adam Malik menghubungi Polsekta Delitua.  Tak lama kemudian, pihak kepolisian pun tiba di rumah sakit dan langsung melakukan interogasi kepada pelaku.

 

Ketika tengah di integorasi tersebut lah, pelaku akhirnya mengaku bahwa ia telah membunuh korban lantaran tidak mau bertanggung jawab dengan kehamilan pacarnya tersebut.

 

Sementara itu, di lain sisi. Komisaris Daniel Marinduri mengatakan bahwa hingga kini kasus pembunuhan tersebut tengah diselidiki oleh pihaknya, dan belum mau memberikan keterangan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.