Peringatan Tsunami Buat Warga Aceh Panik

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





pantai peunaga Rayeuk, Meulaboh, Aceh.
Pantai peunaga Rayeuk, Meulaboh, Aceh. Foto : wikimapia.org

Sebelumnya, Mentawai telah diguncang oleh gempa dengan kekuatan 7.8 SR pada malam (2/3) pukul 19.49 WIB di kedalaman 10 km yang terletak di 4.92 LS – 94.39 BT atau sekitar 793 km Barat Daya Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Dengan guncangan yang sama pada tahun 2004 silam membuat pantai barat NAD dilanda oleh Tsunami, hal yang sama juga hampir terjadi pada pantai barat Sumatera Barat. Peringatan dini akan terjadinya Tsunami dikeluarkan oleh BMKG di beberapa provinsi seperti Sumbatera Barat, Sumatera Utara, NAD, Bengkulu dan Lampung.




Mendengar bahwa Aceh menjadi salah satu daerah yang mendapatkan peringatan Tsunami membuat warga yang tinggal di pinggir pantai barat Aceh menjadi panik menyelamatkan diri. Sebagian warga yang tinggal di Kabupaten Aceh Jaya berlarian menyelamatkan menuju gunung. Gunung yang menjadi tujuan warga adalah gunung Carak, Desa Sentosa, Kecamatan Krueng Sabee. Gunung ini dianggap jauh dari jangkauan air tsunami.

Warga yang terletak di Meulaboh, Aceh Barat yang sempat menjadi korban Tsunami pada 2004 silam menjadi lebih panik karena beredar isu bahwa air laut telah surut sepanjang 5 meter. Di kawasan Simpang Meulaboh, banyak pengendara turut membunyikan klakson yang membuat suasana semakin panik.

Pasca Gempa, Aceh tak alami Tsunami

Mengamati kondisi air yang masih normal membuat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya, Amren Sayuna kemudian mengambil keputusan untuk memberitahukan pada warga yang sempat mengungsi untuk kembali ke rumah masing-masing. Dianggap bahwa daerah tersebut masih aman dan tidak berpotensi Tsunami setelah petugas melakukan pengecekan langsung ke bibir pantai.

Sementara itu BMKG Meulaboh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Saiful AB  memberikan pernyataan bahwa isu yang beredar mengenai air laut telah surut adalah tidak benar dan perbuatan tersebut merupakan ulah orang tak bertanggung jawab. Petugas kemudian berkeliling memberitahukan bahwa tak ada air laut yang mengalami surut.




Namun hingga menjelang tengah malam akhirnya peringatan Tsunami dicabut. Hal ini sesuai dengan keterangan yang diberikan oleh Rita Sumarni selaku Kasie Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.