Razia Besar-besaran di Sumut Mulai 1 – 21 Maret 2016

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





razia polisi
foto : www.merdeka.com

Jelas Berita, Medan – Warga Medan akan disibukkan di bulan Maret ini dengan berbagai pemeriksaan yang dilakukan oleh aparat kepolisian di jalanan, apa lasan aparat melakukan pemeriksaan ternyata hal ini merupakan agenda yang memang selalu dilakukan oleh kepolisian untuk memeriksa kelengkapan dokumen bagi warganya dalam berkendara.

Razia besar-besaran yang dilakukan pihak kepolisian ini bertajuk Simpatik Toba 2016 akan digelar  mulai hari Selasa (1/3) hingga Sabtu (21/3) tiga minggu mendatang. Sasaran razia besar-besaran adalah pengendara baik itu dari TNI/Polri juga masyarakat umum yang melanggar peraturan berlalulintas.




Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan ketertiban dalam berkendara di jalan raya. Ternyata Razia besar-besaran ini tak hanya digelar di Sumatera Utara saja. Diketahui operasi serupa juga digelar di seluruh Indonesia oleh aparat kepolisian lalu lintas.

Ada yang baru di operasi kali ini yaitu tarif tilang yang tak lagi sama dengan ketentuan lalu. Kini tarif tilang sudah diperbarui dan jumlahnya bertambah besar. Berikut daftar biaya bagi pelanggar peraturan berkendara.

  1. Tidak memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) didenda sebesar Rp 500.000,-
  2. Tidak membawa Surat Ijin Mengemudi (SIM) didenda sebesar Rp 250.000,-
  3. Tidak menggunakan helm didenda sebesar Rp 250.000,-
  4. Penumpang kendaraan bermotor tidak menggunakan helm didenda sebesar Rp 250.000,-
  5. Tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt) didenda sebesar Rp 250.000,-
  6. Bagi pengendara mobil yang melangar lampu merah didenda sebesar Rp 250.000,-
  7. Bagi pengedara motor yng melanggar lampu merah didenda sebesar Rp 100.000,-
  8. Ketika kendaraan mogok dan tidak memasang isyarat mogok didenda sebesar Rp 500.000,-
  9. Kendaraan mobil pintunya terbuka saat kendaraan dalam kodisi berjalan didenda sebesar Rp 250.000,-
  10. Perlengkapan dalam berkendara mobil tidak lengkap didenda sebesar Rp 250.000,-
  11. Melanggar TNBK didenda sebesar Rp 500.000,-
  12. Menggunakan telepon seluler saat berkendara didenda sebesar Rp 750.000,-
  13. Bagi mobil dan sepeda motor yang tidak memiliki spion dan klakson didenda sebesar Rp 250.000,-
  14. Melanggar rambu lalu lintas didenda sebesar Rp 500.000,-

Diperingatkan bagi warga yang kendaraannya terkena tilang jangan sekali-kali meminta damai di tempat karena perbuatan tersebut termasuk tindak pidana penyuapan. Apabila ada aparat yang menawarkan pidana maka bisa saja hal itu adalah sebuah jebakan bagi warga.

Disarankan untuk meminta saja slip tilang dan urus permasalahannya di pengadilan.




Jangan lupa untuk Safety Drive!

Leave a Reply

Your email address will not be published.