Dilarang Gunakan Kartu Kredit untuk 4 Hal Ini Ketika Berlibur

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Kartu Kredit

Siapa yang tak senang menghabiskan masa-masa liburannya dengan bepergian bersama keluarga dan kerabat tercinta? Semua orang pasti menyempatkan masa-masa liburannya untuk dihabiskan bersama-sama untuk menghilangkan kepenatan yang sudah menumpuk di kepala.




Beberapa orang tak mau mengalami kerepotan saat berlibur salah satunya adalah soal metode pembayaran yang digunakan sehingga banyak dari mereka yang menggunakan kartu kredit untuk berlibur. Kartu kredit memang sangat bermanfaat jika digunakan untuk keperluan seperti membeli tiket pesawat, penginapan, makan di restoran serta membeli buah tangan bagi keluarga di rumah. Kalian dapat mencari merchant-merchant yang bekerja sama dengan penerbit kartu kredit seperti kartu kredit BCA, kartu kredit Mandiri, kartu kredit ICBC, kartu kredit ANZ dan kartu kredit DBS demi mendapatkan promo menarik.

Tidak ada salahnya jika kalian menggunakan cara-cara tersebut untuk berlibur, namun ingatlah untuk tetap menggunakannya secara bijak dan dibatasi sesuai dengan bujet liburanmu. Sebab saat liburan berakhir, kamu akan dikejutkan oleh tagihan yang membludak jika tidak menggunakannya dengan bijak. Nah, berikut adalah kesalahan-kesalahan yang biasa dilakukan orang saat menggunakan kartu kredit untuk berlibur:

  1. Gesek Tunai atau Cash Advances

Ketika uang tunai sudah mulai kering di dompet, di saat itulah godaan terbesar menggunakan kartu kredit untuk mengambil uang tunai datang. Di momen terdesak seperti ini, kamu bisa saja tidak memikirkan bahwa beban yang harus dibayarkan nantinya juga jauh lebih besar. Tahukah kamu bahwa rata-rata bunga cash advances di Bank bisa mencapai 25.33%. Coba bandingkan dengan pembayaran dengan kartu kredit yang hanya akan membebankanmu sekitar 8.54% saja. Dan yang lebih mengejutkan, bunga dari cash advances yang kamu ambil akan langsung diberlakukan tanpa masa tenggang 30 hari terlebih dahulu.

  1. Transaksi Mata Uang Asing

Ada beberapa Bank yang membebankan penggunanya dengan biaya transaksi jika melakukan pembayaran dengan mata uang asing. Biasanya biayanya berkisar antara 3% dari total pembayaran yang kalian lakukan. Tapi bukan berarti kalian betul-betul harus menghindarinya secara total. Apabila kalian bepergian ke luar negeri, pastikan terlebih dahulu apakah kartu kredit yang kalian gunakan membebankan biaya tertentu jika melakukan transaksi dengan mata uang asing. Sebab kini sudah banyak Bank yang membebaskan biaya-biaya tersebut. Info menarik : Artis Terkaya di Indonesia




  1. Konfirmasi ke Pihak Penerbit Kartu Kredit

Sebelum berpikir untuk bepergian, ada baiknya jika kalian memberi tahukan Bank penerbit kartu kredit terkait rencana perjalananmu untuk menghindari terblokirnya pembayaran yang dilakukan. Sebab beberapa Bank akan melakukan hal tersebut secara tiba-tiba apabila memantau ada transaksi yang mencurigakan tak seperti biasanya di luar negeri. Tidak mau kan gagal melakukan transaksi hanya karena tidak ada konfirmasi sebelumnya ke pihak Bank?

  1. Lupa Membayar Tagihan

Ketika kamu sedang berlibur dan menikmati pemandangan yang tidak bisa setiap hari kamu lihat, mungkin masalah tagihan kartu kreditmu tak akan terlintas di benakmu. Namun setelah kembali ke rutinitas sehari-hari kamu dikejutkan dengan tagihan kartu kredit yang membludak dan ada keterlambatan pembayaran yang disebabkan karena kamu terlalu menikmati liburanmu. Wah, jangan sampai terjadi ya. Sebelum memutuskan untuk bepergian, ada baiknya kamu cek terlebih dahulu apakah tagihan kartu kreditmu sudah dalam kondisi aman alias sudah dilunasi. Kalau belum, segeralah melunasinya sebelum kamu terbuai dengan nikmatnya perjalanan yang kamu lakukan. Lalu setelah kembali ke rumah setelah liburan, hal pertama yang harus kamu cek adalah tagihan kartu kreditmu agar tak terjadi keterlambatan pembayaran untuk menghindari bunga yang begitu membebanimu. Artikel lainnya : Mobil Bekas

Leave a Reply

Your email address will not be published.