Ayah Adalah Imam Sekaligus Teladan Keluarga

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Ayah Adalah Imam Sekaligus Teladan Keluarga




Medan,Jelasberita.com | Menyikapi tahun keluarga yang diagendakan HKBP sepanjang 2016, Pendeta Resort HKBP Maranatha, Pdt Sabar M Hutabarat, STh menegaskan agar para ayah selaku kepala keluarga tampil menjadi imam sekaligus teladan di tengah-tengah kelurga. Menjadi imam di keluarga, menurutnya, menjadi awal mendatangkan perubahan bagi keluarga yang pada gilirannya juga berimbas terhadap hadirnya salam sejahtera bagi bangsa kita. “Saya melihat belakangan ini banyak orangtua, khususnya para ayah sudah kurang menjadi imam atau teladan. Ini harus kita ubah. Kita para ayah adalah imam dan teladan keluarga. Keluarga adalah bagian penting dalam membawa perubahan positif bagi bangsa ini.” terangnya, Minggu (21/2).




Lebih jauh, ia menerangkan, menjadi imam di keluarga adalah meneladani Isa Almasih. Salah satu ideal kitab suci yang menegaskan cara mentuhankan Isa adalah dengan menjadi teladan bagi anak-anak. Dengan begitu, secara nyata dan konkret praktik-praktik baik, kasih, pengharapan dan disiplin hidup menjadi terang benderang, Pandangan serupa juga disampaikan Pdt Wissel Siregar. Ia mengatakan, meneladani hidup Kristus, yang taat, penuh kasih dan berkorban untuk keselamatan kita musti nyata dalam praktik hidup sehari-hari, utamanya bagaimana menjadi teladan bagi anak-anak, sesama dan dunia di sekitar kita.

Menjadi teladan, menurut Pendeta Dr Deonal Sinaga berarti kita┬átidak boleh risih atas kritik dan ketidaksukaan orang terhadap gereja dan orang-orang Nasrani. Sebaliknya, setiap anggota gereja, katanya, perlu mengajukan tanya pada diri sendiri. “Pertanyaan utama kita adalah, “Apakah aku sudah benar meneladani Kristus?”

Cara terbaik untuk hidup dalam damai sejahtera dan mampu tampil percaya diri agar menjadi berkat bagi banyak orang, sebagai Nasrani tulin, menurut Deonal Sinaga adala hidup konsisten dengan pengakuan iman kristiani, yakni hidup meneladani Kristus.sepasti disaksikan Rasul Paulus. “Keteladanan Kristus sangat jelas diringkaskan dalam Hymnus Kristus – Kenosis – Pengosongan diri (baca Fil. 2:5-11). Kaarena itu, sahabatku, mari kita kembalikan citra kekristenan, bukan dengan bantahan atau apologet murahan, melainkan dengan harga yang mahal, yakni “mau meneladani Kristus.”




Selain memberi padangan tentang hidup menjadi teladan di tengah keluarga dan gereja dan bangsa, HKBP Maranatha Jalan Perkutut juga melantik sejumlah nama menjadi panitia HUT ke-40 tahun gereja HKBP Maranatha sekaligus panitia tahun keluarga 2016. Letda CHB Sehat Lumbantobing didaulat sebagai ketua dan St Drs Hotman Tambunan sebagai sekretaris umum. Acara pelantikan dirangkai dengan ibadah. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.