Laut Indonesia Harus Bebas Dari Pencuri Asing, Menteri Susi Kembali Tenggelamkan 30 Kapal

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali tenggelamkan 31 kapal asing encuri ikan. Foto : mukhtar-api.blogspot.com
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali tenggelamkan 31 kapal asing encuri ikan. Foto : mukhtar-api.blogspot.com

Jakarta, Jelasberita.com| Menteri Kelautan dan Perikanan tampaknya sangat serius dalam mengatasi pencurian ikan oleh kapal-kapal negara Asing yang sering berlayar bebas di lautan Indonesia. Hal ini seperti yang diperlihatkannya pada saat mengambil alih pimpinan sebagai Komandan yang menginstruksikan Satuan Tugas (Satgas) 115 untuk menenggelamkan 30 kapal asing pencuri ikan di lima lokasi berbeda di seluruh Provinsi di Indonesia.

Ke 30 kapal yang ditenggelamkan di lima lokasi berbeda tersebut adalah




  1. Pontianak, Kalmimantan Barat sebanyak 8 kapal Vietnam
  2. Bitung, Sulawesi Utara  sebanyak 9 kapal Filipina
  3. Tahuna, Sulawesi Utara sebanyak 1 kapal Filipina
  4. Batam sebanyak 3 kapal Vietnam dan 7 kapal Malaysia
  5. Belawan, Sumateran Utara sebanyak 2 kapal Malaysia

“Semua siap pada posisi,,,laksanakan penenggelaman kapal,,,sekarang!!” tegas Susi ketika memberikan instruksi kepada Satgas, Jakarta, Senin (22/2/2016).

Penenggelaman kapal oleh Menteri Susi yang turut didukung oleh TNI AL, POLRI Bakamla, Kejaksaan Agung, dan instansi terkait lainnya ini merupakan operasi penenggelaman kapal perdana yang dilakukan Susi pada awal tahun 2016. Sebelumnya di tahun 2015, Susi juga telah melaksanakan tugasnya sejak setahun terpilihnya ia sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dengan menengggelamkan beberapa kapal asing asing yang dicurigai sebagai Ilegal Fishing, bahkan tanpa harus menunggu proses pengadilan. Jadi total kapal asing yang telah berhasil ditenggelamkan oleh Susi hingga saat ini telah mencapai 151 kapal, diantaranya 50 kapal Vietnam, 43 kapal Filipina, 21 kapal Thailand, 20 kapal Malaysia, 2 kapal Papua Nugini, 1 kapal China, dan 14 kapal asing lainnya yang berbendera Indonesia.

“Lautan ini adalah harta warisan yang berharga untuk generasi kita yang akan datang, jadi kita wajib melindunginya dari tangan-tangan orang atau negara yang tidak yang tidak memiliki hak dan kewenangan serta tidak bertanggung jawab di lautan kita ini,” ujar Susi.

“Kita akan bertindak tegas pada kapal-kapal asing yang berusaha untuk merusak lautan kita ini, jadi siapa pun yang berniat mencuri ikan atau ilegal fishing kita tak akan segan-segan untuk menenggelamkannya,” tambahnya.




Kebijakannya dalam menenggelamkan kapal-kapal asing yang melakukan pencurian ikan ini menurutnya sudah sangat pantas dilakukan jika mengacu pada Pasal 76A UU No 45/2009 tentang Perubahan dan UU No 31/2004 tentang Perikanan.

“Hal ini diyakini akan memberikan efek jera terhadap kapal-kapal yang terbukti melakukan ilegal fishing di lautan Indonesia,” tambah Susi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.