Plat Nomor Motor Seorang Polisi Berkonotasi Negatif hebohkan Netizen

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Plat nomor motor seorang anggota polisi hebohkan netizen. Foto : worldst.net
Plat nomor motor seorang anggota polisi hebohkan netizen. Foto : worldst.net

Jakarta, Jelasberita.com| Kali ini kepolisian Indonesia kembali menjadi sorotan, bukan karena prestasi seperti mengungkap aksi teror di Jakarta, Sarinah dahulu atau bukan prestasi dalam mengungkap jaringan bandar narkoba, melainkan karena pemandangan yang negatif yang merupakan postingan dari akun twitter bernama @agoez_bandz.

Dari postingannnya, terlihat seorang polisi tertangkap kamera tengah mengendarai sepeda motor dengan plat nomor yang sudah dimodifikasi. Plat nomor tersebut bertuliskan R 4114 SU, namun sang polisi kelihatannya sengaja menghilangkan angka 1 pada plat nomor motornya, sehingga yang terlihat adalah plat nomor bertuliskan R 41 SU. Apabila plat nomor R 41 SU tersebut adalah huruf maka dapat dibaca dengan kalimat RAI ASU (bahasa jawa), yang memiliki arti ‘muka anjing’.




Banyak yang melihat postingan ini sangat menyesalkan dengan apa yang dilakukan oleh salah satu aparat keamanan ini, apalagi akun @agoezP_bandz juga menambahkan kalimat dalam postingannya ‘Apakah itu diperbolehkan, mari kita mengacu pada peraturan yang sebenarnya’.

Ia juga turut menambahkan tulisan tersebut dengan menghubungkan pasal-pasal tentang peraturan lalu lintas yang mengacu pada Undang-Undang yang membuat apa yang dilakukan oleh anggota polisi ini sangat bertentangan dengan peraturan dan Undang-Undang yang berlaku.

Berdasarkan Pasal 68 UU No 22 Tahun 1999 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menegaskan bahwa kendaraan bermotor wajib tanda nomor kendaraan bermotor yang memenuhi syarat bentuk, ukuran, bahan, warna, dan cara pemasangan. Bagi yang melanggar akan akan dikenakan pasal 280 UU yang sama, yakni denda paling banyak Rp 500.000 atau kurungan penjara dua bulan.

Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada Pasal 280, yang berbunyi,”Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di Jalan yang tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraaan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68 ayat (1) dipidana dengan kurungan dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000″.




Jadi, menurut kalian apakah yang dilakukan oleh polisi ini sudah sangat pantas, mengingat tugasnya yang mencerminkan sebagai aparat negara yang menjunjung tinggi peraturan hukum di Republik Indonesia. Apakah juga hal yang dilakukan polisi dalam menegakkan peraturan berlalu lintas dan berkendara di jalan umum sudah tercermin dalam foto ini?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.