Pianis Kebanggaan Indonesia, Joey Alexander Gagal Raih Grammy Award 2016

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Joey Alexander tampil memukau dihadapan para musisi Amerika Serikat di Ajang Penghargaan Grammy Award. Foto : okezone.com
Joey Alexander tampil memukau dihadapan para musisi Amerika Serikat di Ajang Penghargaan Grammy Award. Foto : okezone.com

Los Abgeles, Jelasberita.com| Nama Joey Alexander memang belakangan semakin populer di antara para musisi dunia, terutama Indonesia. Bocah berusia 12 tahun ini merupakan pianis bertalenta asal Indonesia yang mampu mengharumkan nama Indonesia di dunia musik Internasional. Hal tersebut terbukti dengan masuknya nama Joey Alexander dalam dua nominasi di ajang penghargaan tahunan bagi para musisi Amerika Serikat, Grammy Awards 2016.

Namun, pada Grammy Award 2016 yang di Staples Center, Los Angeles pada waktu setempat, Joey dikabarkan telah gagal meraih penghargaan Grammy Awards 2016, setelah dua komposisi musik Joey yang masuk nominasi Grammy Award tidak dapat menyaingi komposisi musik dua pianis asal Amerika Serikat lainnya, yakni komposisi Joey yang berjudul Giant Steps kalah dari komposisi Mc Bride yang berjudul Cherokee pada kategori Best Improvised Jazz Solo. Sedangkan album Joey yang berjudul My Favorite Things gagal menyaingi dan kalah dari album John Scofield yang berjudul Past Present.




Pengumuman pemenang ini sebelumnya diadakan melalui Grammy Awards Premiere Ceremony, sebuah acara yang diadakan sebelum penghargaan Grammy Awards ditayangkan secara langsung di televisi. Dalam acara ini nama Taylor Swift juga berhasil menyabet penghargaan setelah menjuarai Best Pop Vocal Album dan Best Video.

Meskipun tidak berhasil meraih penghargaan di ajang Grammy Awards 2016 ini, nama Joey Alexander tetap mengambil hati dari para pecinta musik dan musisi Indonesia. Berkat talenta berbakatnya dalam memainkan piano, nama Indonesia kini menjadi sangat diperhitungkan di kancah musik Internsional.

Sebelumnya Joey sempat mengatakan bahwa kepiawainnya dalam memainkan piano, hingga menjadi komposer cilik berbakat saat ini bukan dari sekolah ataupun kursus musik, melainkan diperolehnya secara otodidak dan dibantu oleh ayahnya.

“Saya tidak pernah kursus musik ataupun sekolah musik. Saya mempelajari musik secara ototidak, dan dibantu oleh ayah saya,” ujarnya saat diwawancara VOA Indonesia.




 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.