Dikampung Ini, Yang Merayakan Valentine Akan Diberi Sanksi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: para petinggi Kampung Lot, tengah melakukan rapat terkait pelarangan Valentine (kompas)
foto: para petinggi Kampung Lot, tengah melakukan rapat terkait pelarangan Valentine (kompas)

Aceh Tengah, Jelasberita.com| Selain Walikota dan pelajar di Kota Banda Aceh yang menyatakan menolak pelarangan adanya perayaan hari kasih sayang ‘Valentine Day’. Ternyata, warga di Aceh Tengah juga mengeluarkan larangan yang serupa. Bahkan di wilayah ini, apabila kedapatan ada yang merayakan Valentine, akan diberi sanksi.

 




Seperti dilansir dari Kompas.com, Pemerintah daerah Kampung Lot Kala, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, Aceh, mengeluarkan sejumlah maklumat untuk warga yang tinggal di wilayah tersebut terkait dengan pelarangan perayaan Valentine.

 

Salah seorang pemuka adat di wilayah tersebut bergelar Reje Kampung Lot Kala bernama Kurnia Gading membenarkan bahwa adanya pelarangan perayaan Valentine tersebut dan akan menjatuhkan sanksi bagi siapa saja yang melanggar.

 




“apabila ada masyarakat yang mengadakan atau menggelar kegiatan yang berbau Valentine Day pada 14 Februari ini, maka akan langsung diberikan sanksi, berupa sanksi adat, baik ringan maupun berat.” Tegas Kurnia

 

Menurut Kurnia, Maklumat pelarangan perayaan Valentine tersebut sudah melalui tahap musyawarah dari warga dan sudah disepakati oleh beberapa aparat kampung, yaitu Sarat Kopat meliputi RGM atau badan legislatif di tingkat kampung, Reje, Petue, atau istilah lainnya tokoh adat masyarakat, serta Imam kampung dan tokoh ulama di Kampung Lot Kala.

 

“maklmumat ini sendiri sudah di sosialisasikan kepada masyarakat melalui bermacam cara, antara lain melalui masjid, selebaran, serta dalam bentuk sosialisasi lisan lainnya.” tambah Kurnia.

 

Ketika ditanya mengenai alasan maklumat tersebut, Kurnia menyatakan bahwa perayaan Valentine atau hari kasih sayang, tidak sesuai dengan norma serta adat kampung yang berlaku. Kurnia juga mengakui bahwa Valentine bukan bagian dari agama yang dianut warga di kawasan dataran tinggi Gayo ini.

 

Terakhir, Kurnia menjelaskan bahwa nantinya bila kedapatan ada yang melanggar maklumat tersebut, akan diberikan sanksi berupa teguran, serta sanksi administrasi. Karena itu sudah termasuk melanggar peraturan dari pemerintahan Kampung Lot, Aceh Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.