Bus pengangkut Mahasiswa Unand terperosok, Supir Dan Mahasiswa Meninggal Dunia

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: Bus pengangkut mahasiswa Unand terguling (Antara)
foto: Bus pengangkut mahasiswa Unand terguling (Antara)

Padang, Jelasberita.com| Bus bantuan presiden di era Megawati yang digunakan untuk mengangkut mahasiswa Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat, tergelincir dan akhirnya terperosok ke area pemukiman warga. Diperkirakan, kejadian tersebut terjadi pada Jumat (12/2) sekitar pukul 17.30 WIB di sekitar pintu gerbang kampus Universitas Andalas, Limau Manis.

 




Dilansir dari Okezone, warga sekitar yang melihat kejadian tersebut mengatakan bahwa awalnya Bus pengangkut mahasiswa itu melaju dari arah kampus dan melewati jalan turunan.

 

“enggak tahu, tiba-tiba saja bus itu mendadak jatuh dan rebah di dekat rumah warga, atau dekat pintu gerbang Unand.” Ujar Rino (34) salah seorang warga setempat yang berada di lokasi kejadian.

 




Dugaan sementara, rem pada bus tersebut blong, dan mengakibatkan supir bus tidak bisa mengendalikan kemudi dan oleng. Menurut Rino, sebelum terguling, bus tersebut juga sempat menabrak sebuah mobil dan motor yang melintas.

 

“saat terjadi kecelakaan itu, banyak penumpang yang menjerit-jerit, dan tiba-tiba saja bus itu jatuh” tambahnya.

 

Beberapa korban dilarikan ke RSUP M Djamil Padang dan ke RS Semen Padang. Sopir bus mengalami luka parah, beberapa mahasiswa patah tulang.

 

Saat dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut, Wakil Rektor II Unand, Hermansyah menuturkan bahwa sampai saat ini penyebab kecelakan bus pengangkut mahasiswa tersebut masih belum bisa dipastikan.

 

“bila dilihat dari kesalahn tekni, bus ini selalu dirawat dengan baik. Sejaun ini data yang sudah kita kumpulkan sementara ada dua orang yang mengalami luka berat, yakni sopir dan seorang mahasiswa, yang di tempatkan di rumah sakit berbeda, yakni RSU Semen padang, bidan setempat, serta RSUP M. Djamil Padang, untuk jumlah korban luka secara keseluruhan kami masih mencari informasi nya.” Papar Hermansyah.

 

Dari pantauan terakhir dilapangan, dua korban yang dilarikan ke RSUP M. Djamil Padang serta RS. Semen padang akhirnya meninggal dunia. sang sopir yang bernama Asril Jaini (58) meninggal dunia sekitar pukul 20.55 WIB di RSUP M. Djamil Padang.

 

Sementara korban lainnya, bernama  Husni Wati Dewi yang merupakan mahasiswi Tekni Industri  menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul  21.20 WIB di Rumah sakit Semen Padang, akibat luka parah yang dialaminya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.