Hujan Tak Kunjung Berhenti, Kota Pangkalpinang Dilanda Banjir, Satu Orang Tewas

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: banjir di bangka (merdeka.com)
foto: banjir di bangka (merdeka.com)

Pangkalpinang, Jelasberita.com| Akibat curah hujan yang tinggi dan tak kunjung berhenti sejak senin kemarin, kota Pangkalpinang, Bangka Belitung dilanda bencana banjir. dalam peristiwa tersebut diketahui seorang pria bernama Ali Benui (60) yang merupakan warga gang Belimbing Kampung Bintang, ditemukan tewas akibat banjir besar tersebut. menurut para saksi mata, Ali yang sehari hari berprofesi sebagai buruh harian tersebut tewas tenggelam setelah sebelumnya berusaha berenang untuk menyelamatkan dirinya.

 




Seperti dikutip dari laman Tempo, Kepala Satuan Intel Kepolisian Resor Pangkalpinang, Ajun Komisaris Adi putra, pada Selasa (9/2) membenarkan bahwa ada salah satu warganya yang tewas akibat banjir tersebut.

 

“korban meninggal karena terjebak saat sedang berusaha menyelamatkan diri tadi malam. Jenazahnya sendiri baru bisa ditemukan sejak tadi pagi.” Ujar Adi

 




Adi juga mengatakan bahwa beberapa personil dari Polres Pangkalpinang, sudah diturunkan untuk membantu jalannya proses pengevakuasian para korban banjir tersebut. Adi juga berharap semoga dalam proses evakuasi tersebut tidak ada lagi ditemukan korban lainnya.

 

“kami terus memantau di lokasi kejadian dan kami berharap semoga tidak ada lagi korban, dan juga semoga banjir akan segera surut.” Papar Adi.

 

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Badan Search And Rescue (SAR) Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Andriani menuturkan bahwa menurut pantauan tim nya, hingga kini sudah sebagian besar kawasan Pangkalpinang masih terendam banjir. menurutnya, Wilayah yang paling parah adalah Kawasan Parit Lalang, Kecamatan Taman Sari, Kampung Bintang, Pasir Putih, serta Kampung Opas.

 

“anggota kami dari Basarnas sudah diterjunkan ke lokasi untuk membantu para warga. Berbagai peralatan juga sudah kami siapkan seperti rubber boat, serta perahu temple untuk mengevakuasi warga yang masih terjebak didalam rumah.” Ungkapnya.

 

Selain di Pangkalpiang, banjir juga melanda beberapa kabupaten. Diantaranya adalah Kabupaten Bangka Tengah, dan Bangka Barat.

 

“beberapa nelayan Kurau Bangka Tengah yang sebelumnya diberitakan hilang juga sudah ditemukan oleh anggota Basarnas. Kesemuanya berhasil selamat setelah bertahan hidup dengan cara mengapung dengan menggunakan derijen.” Sambung Andriani.

Leave a Reply

Your email address will not be published.