Kisah Kecelakaan Fortuner Maut, Berkendara dalam keadaan Mabuk Alkohol

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: mobil fortuner yang dikendarai riki saat kejadian (liputan6)
foto: mobil fortuner yang dikendarai riki saat kejadian (liputan6)

Jakarta, Jelasberita.com| pada Senin (8/2) lalu sekitar pukul 04.10 WIB. Terjadi Kecelakan maut antara sebuah mini bus Fortuner dengan sebuah sepeda motor di kilometer 15, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.

 




Dalam peristiwa tersebut, diketahui empat orang tewas dan 3 lainnya mengalami luka-luka. Dua diantara korban tewas adalah pasangan suami istri yang mengendarai sepeda motor yakni Zulkahfi Rahman dan Nuraini. Serta Tatang Satriana dan Evi yang berada di dalam mobil Fortuner tersebut.

 

Usut punya usut, ternyata Riki Agung Prasetyo yang mengendarai mobil tersebut, melaju dengan kecepatan 90 km/jam, setelah pulang dari lokasi hiburan malam di Kalijodo.

 




Seperti dikutip dari pemberitaan Liputan6, Salah Seorang rekan tersangka Riki bernama Agus Dani menuturkan awal mula kejadian dimana pada sebelumnya, Riki dan beberapa temannya yang lain bertemu di sebuah acara pernikahan kerabatnya di wilayah Cileduk, Tangerang.

 

Agus menambahkan sepulang dari acara pernikahan tersebut, Riki bersama rekan-rekan lainnya memutuskan untuk pergi ke tempat hiburan malam di kawasan Kalijodo, setelah menjemput beberapa rekan lainnya yakni Tatang, Evi, dan Sultoni.

 

“si Evi bilang bahwa ada temannya di Kalijodo, namanya Rizka, dan kita semua setuju untuk kesana.” Tambah Agus.

 

Rizka sendiri diketahui sebagai salah seorang pemandu lagu di salah satu kafe di Kalijodo tersebut. dan selama bernyanyi tersebut, mereka semua memesan 10 botol minuman beralkohol.

 

“iya, semua minum bir, kami buka 10 botol untuk sembilan orang.” Tambah Agus.

 

Sementara itu, saat ditemui Kepala Unit Kecelakaan Lantas Ajun Komisaris Rahmat Dalizar mengungkapkan bahwa pelaku Riki sudah mengakui dirinya memang menghkonsumsi minuman beralkohol saat berada di Kalijodo. Dugaan kuat pun dituduhkan kepada Riki bahwa dirinya hilang kendali saat mengendarai mobil Fortuner tersebut akibat pengaruh alkohol.

 

“sudah jelas bahwa pelaku Riki memang berkendara di bawah pengaruh alkohol, bahkan dalam pemeriksaan, dirinya tidak tahu sudah menabrak motor yang mana saja.” Tambah Rahmat

Leave a Reply

Your email address will not be published.