Usai Pertahankan Gelar Atas Petinju Yoshitaka, Daud Yordan Mengaku Kecewa

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Daud Yordan sukses mempertahankan gelar usai memenangi pertarungan dengan petinju Jepang Yoshitaka, foto : suara.com




Daud Yordan sukses mempertahankan gelar usai memenangi pertarungan dengan petinju Jepang Yoshitaka, foto : suara.com

Jakarta, Jelasberita.com| Petinju berprestasi Indonesia, Daud Yordan sukses mempertahankan gelar juara dunia kelas ringan WBO (World Boxing Organization) Asia Pasifik dan Afrika setelah berhasil mengalahkan petinju asal Jepang, Yoshitaka Kato yang digelar pada Jumat (5/2/2016) malam di Balai Sarbini, Jakarta.

Tensi pertandingan yang tinggi ditunjukkan kedua petinju sejak ronde pertama pertama. Namun, Daud Yordan yang memiliki postur tubuh lebih tinggi daripada Yoshikata terlihat lebih dominan dalam laga ini. Berkali-kali pukulan keras terarah dari Daud Yordan berhasil mendarat ke wajah Yoshitaka. Sedangkan, Yoshitaka sendiri hanya sesekali berhasil melayangkan pukulan ke arah Daud Yordan, ia kelihatan lebih sering menangkis pukulan-pukulan keras Daud Yordan.

Di ronde kelima, Yoshitaka trelihat lebih dominan pada pertandingan ini. Meski sempat melakukan perlawanan, Daud terlihat kewalahan untuk mengantisipasi setiap serangan yang dilakukan Yoshitaka. Alhasil, Daud Yordan harus rela mengalami luka-luka di waajahnya karena mendapat pukulan-pukulan yang keras dari petinju asal Negara Kincir Angin ini.

Disaat pertandingan memasuki ronde ke sembilan, wasit terpaksa menghentikan pertandingan, akibat luka yang cukup serius pada pelipis kiri Daud Yordan akibat benturan kepala Yoshitaka. Beberapa pihak sempat menyatakan kalau Yoshitaka telah sengaja membenturkan kepalanya karena memiliki postur yang lebih pendek dari Daud Yordan, hal ini juga disampaikan oleh Daud Yordan sendiri ketika diwawancarai usai pertandingan diatas ring.




“Sejak awal saya sudah menduga akan terjadi seperti ini, karena memang postur badannya lebih pendek dari saya,” ujar Daud Yordan diatas ring.

Namun, walaupun pertandingan dihentikan, Daud Yordan tetap keluar sebagai pemenang dan berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas ringan WBO Asia Pasifik dan Afrika dari penilaian tiga juri dengan angka 88-84, 97-84, 88-83.

Tapi, dengan hasil ini Daud Yordan mengaku sedikit kecewa. Ia mengatakan kalau ia sangat yakin dapat memenangkan pertandingan tanpa harus mengalami hal seperti ini.

“Saya sangat yakin bisa memenangkan pertandingan ini lebih baik lagi, kalau tidak terjadi benturan ini. Berkali-kali dia kewalahan menahan pukulan saya sampai harus membenturkan kepalanya,” tegas Daud Yordan dengan luka sobek dipelipis kirinya.

Sementara itu, promotor Daud Yordan, Raja Sapta Oktohari tidak menampik atas kemungkinan diadakannya pertandingan ulang.

“Kami akan selalu berusaha keras untuk membuka peluang agar Daud dapat bertarung dengan pemegang gelar juara dunia, baik WBO maupun Badan Organisasi lainnya. Untuk pertandingan ulang, sangat mungkin terjadi, melihat pertarungan ini sangat menarik,” ujar nya.

“Tapi untuk menentukan pertandingan ulang kami harus menunggu waktu sekitar empat bulan, sampai luka Daud sembuh,” tambah Okto.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.