Mabua Resmi Berhenti Menyalurkan Harley-Davidson Di Indonesia, Bangkrutkah?

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




foto:  pameran Mabua Harley-Davidson (tribunnews)




foto: pameran Mabua Harley-Davidson (tribunnews)

Jakarta, Jelasberita.com| PT Mabua Harley-Davidson (MHD) serta PT Mabua Motor Indonesia (MMI) secara resmi telah mengumumkan bahwa pihaknya tidak akan melakukan perpanjangan kontrak keagenan Harley-Davidson di Indonesia sejak tanggal 31 Desember 2015 yang lalu.

 

Pengumuman tersebut diketahui para rekan-rekan media melalui sebuah surat pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Presiden Direktru MMI, Djonnie Rahmat pada Kamis (4/2) malam.

 




Seperti dikutip dari laman Tribunnews, melalui surat pernyataan tersebut, Djonnie terlihat seperti tengah meluapkan isi hatinya terkait dengan berat beban yang dipikul perusahaan yang dipimpinnya akibat terkena dampak dari semakin melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat, terhitung sejak pertengahan tahun 2013 sampai dengan saat ini yang hampir mencapai 40 persen.

 

Dalam surat tersebut juga, Djonnie mengatakan bahwa pihaknya juga merasa dipojokkan dengan berbagai macam peraturan baru dari pemerintah terkait dengan perubahan tarif bea masuknya barang import serta tentang perpajakan, seperti halnya dalam hal importir sepeda motor dengan kapasitas mesin besar tersebut. menurutnya, biaya total bea masuk dengan ditambah pajak, mencapai hingga 300 persen dari harga dasar sepeda motor tersebut.

 

“Saya merasa bahwa beberapa faktor diatas tersebut telah memberikan dampak pasar yang melemah, serta semakin menurunnya minat beli masyarakat.” Tulis Djonnie dalam surat pernyataan tersebut.

 

Lebih lanjut, dalam surat tersebut Djonnie mengatakan bahwa walaupun perusahaan yang dipimpinnya akan berhenti untuk menjadi agen serta penyalur moge Harley-Davidson tersebut, tetapi MHD dan MMI tetap akan memberikan layanan khusus purnajual dan pernjualan suku cadang untuk beberapa bulan ke depan.

 

Untuk itu, Melalui surat pernyataan tersebut pula, MHD dan MMI telah memberikan undangan resmi guna melakukan perbincangan seputar hal tersebut yang akan dijadwalkan diselenggarakan pada Rabu (10/2) mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.