Belum Tuntas Kasus Racun Kopi, Kini Muncul Kasus Air Mineral Campur Tiner

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: pelaku yang mencampur tiner kedalam air mineral (viva.co.id)
foto: pelaku yang mencampur tiner kedalam air mineral (viva.co.id)

Jakarta, Jelasberita.com| Belum tuntas kasus mengenai racun Sianida dalam kopi, kini muncul sebuah kasus baru dimana sang pelaku mencampurkan zat kimia Tiner untuk meracuni korban ke dalam air mineral kemasan miliknya.

 




Adalah Ayu lestari, Seorang buruh salah satu perusahaan di kawasan Berikat Nusantara, Jakarta Utara yang berniat meracun rekan kerjanya Noviana lantaran sakit hati karena dianggap tidak menghargai dirinya sebagai bawahan di perusahaan tersebut.

 

Seperti dikutip dari pemberitaan Viva.co.id, Ayu yang ditemui di Polsek Metro Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (4/2) mengaku kesal dan sakit hati kepada korban lantaran kerap kali diperlakukan secara tidak adil oleh korban yang merupakan atasannya tersebut.

 




“saya merasa kesal, saya sakit hati. Saya selalu nggak lolos sama dia, setiap enggak lolos, hasil kerja saya dilempar begitu saja seenaknya, saya enggak terima digituin.” Ujar Ayu.

 

Sambil menangis, Ayu pun bercerita mengenai bagaimana dirinya mencoba meracuni korbannya tersebut dengan menggunakan zat kimia jenis tiner.

 

Ayu mengatakan, ketika itu dirinya tengah membawa 250 ml tiner yang sudah didapatnya di seputaran area pabrik tempat dimana dirinya bekerja.

 

Kemudian, secara diam-diam ia mendekati meja kerja Novi yang kala itu tengah keluar untuk beristirahat. Ayu kemudian berpura pura untuk duduk. Namun, saat duduk tersebutlah dirinya mencampurkan tiner ke dalam botol air mineral milik korban. Barulah dari kejauhan dirinya mengaku menunggu sang korban untuk meminum air mineral bercampur tiner tersebut.

 

Menurut Kepala Polsek Metro Cilincing, Kompol M Suryanto, mengatakan Usai meneguk air mineral yang sudah dicampur tiner tersebut. dengan seketika korban pun mengalami keracunan.

 

“usai meminum air tersebut, korban langsung mengalami mual dan muntah serta muka memerah dan kemudian roboh. Korban pun langsung dilarikan ke RSUD Koja guna mendapatkan perawatan intensif.” Terang Suryanto.

 

Walaupun demikian, menurut Suryanto pihaknya tidak menetapkan Ayu sebagai tersangka dengan jerat pasal pembunuhan berencana seperti yang ada pada kasus kopi racun Sianida. Pihak kepolisian hanya memberikan pasal 351 KUHP terkait dengna penganiayaan dengan ancaman kurungan penjara diatas 5 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published.