Bapak Kami Belum Ditemukan

Torang Hutabarat

Medan, Jelasberita.com | Sejak Senin, 25 Januari, wajah Diana Barus yang biasa riang berubah jadi pucat lesu. Dia sering keringat dingin. Selera makannya hilang. Ia terlihat kurus dan tak bergairah.

Pikirannya kalut tidak karuan. Hampir setiap saat dia menangis. Meski hampir putus asa, dia terus menantikan kepulangan suaminya, Torang Hutabarat. Sudah sembilan hari suaminya itu tidak pulang.




“Dimana Bapak? Mengapa dia menghilang? Bagaimana keadaannya?” sederetan pertanyaan tersebut muncul dalam pikirannya.

Ia benar-benar bingung mengapa suaminya hilang. Suaminya pria biasa, sederhana, dan bersahabat. Ia bukan orang kaya. Tidak memiliki saingan bisnis atau hutang-piutang dimanapun. Malah, tetangga-tetangga bilang suaminya itu pria polos dan tulus hati. Senang membantu sesama dan rendah hati.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3 4 5 6







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.