Bapak Kami Belum Ditemukan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Torang Hutabarat
Torang Hutabarat

Medan, Jelasberita.com | Sejak Senin, 25 Januari, wajah Diana Barus yang biasa riang berubah jadi pucat lesu. Dia sering keringat dingin. Selera makannya hilang. Ia terlihat kurus dan tak bergairah.

Pikirannya kalut tidak karuan. Hampir setiap saat dia menangis. Meski hampir putus asa, dia terus menantikan kepulangan suaminya, Torang Hutabarat. Sudah sembilan hari suaminya itu tidak pulang.




“Dimana Bapak? Mengapa dia menghilang? Bagaimana keadaannya?” sederetan pertanyaan tersebut muncul dalam pikirannya.

Ia benar-benar bingung mengapa suaminya hilang. Suaminya pria biasa, sederhana, dan bersahabat. Ia bukan orang kaya. Tidak memiliki saingan bisnis atau hutang-piutang dimanapun. Malah, tetangga-tetangga bilang suaminya itu pria polos dan tulus hati. Senang membantu sesama dan rendah hati.

“Lantas, mengapa suamiku bisa menghilang?” tanyanya. Pertanyaan ini belum bisa terjawab.

Sudah 30 tahun lebih suaminya berprofesi sebagai tukang memperbaiki televisi. Kadang bila konsumennya tidak sanggup membayar tarif jasa, suaminya tidak pernah bertindak dan berbicara kasar.




“Kalau mereka tidak sanggup bayar, papa bilang tidak apa-apa, kalau sudah bisa dibayar, mereka nanti bayar,” kata Cici, anak Torang Hutabarat.

Pernah sekali Torang hanya membawa Rp20ribu dari hasil pekerjaannya memperbaiki TV seharian karena konsumen hanya sanggpup bayar Rp20ribu seharusnya Rp50ribu.

“Ma, cuma ini yang Papa dapat, tadi konsumen hanya bisa bayar Rp20ribu. Untuk mama Rp10ribu, papa simpan Rp10ribu ya, ma,” cerita Cici menirukan gaya Bapaknya berbicara kepada mamanya.

Torang selalu berterus-terang tentang segala hal. Tidak ada satupun hal pernah ia sembunyikan dari istri dan anak perempuannya itu. Bahkan untuk hal sekecil apapun. Keseharian waktu Torang lebih banyak tersita untuk keluarga, beribadat, dan mengurus anjing hitam besarnya.

Keluarga ini hidup sederhana dan bahagia. Namun, sejak ia menghilang Senin pekan lalu, kebahagian keluarga tersebut lenyap. Istri dan anaknya terpukul atas kehilangan Bapak mereka.

“Siapa yang jaga kami? Siapa yang cari nafkah? Siapa yang temani mama?” tanya Cici dengan wajah lusuh memikirkan masa depan mereka berdua. Cici sangat kehilangan Bapaknya. Dia dan mamanya sulit membayangkan hidup tanpa Bapaknya.

Misteri
………..
Hingga kini pihak keluarga mereka terus mencari tahu dimana keberadaan Torang. Berbagai upaya telah dikerahkan. Menyusuri rumah sakit. Menyusuri sungai siapa tahu ia dibunuh. Melacak melalui Handphone(HP)nya.

Beberapa hari lalu, pernah ada no HP menelepon ke HP istrinya. Aneh, kata istrinya, tidak pernah ada satupun konsumen mengetahui no HP istrinya. Lantas, siapa pria yang menelepon dan menanyakan servis TV tersebut.

Misteri kehilangan sosok kepala keluarga ini semakin rumit untuk dipecahkan. XL Center Siantar mengatakan posisi HP yang digunakan Torang berada di Serdang Bedagai. Siapa yang menggunakan HP ini dan mengapa dia di sana? Masih menjadi pertanyaan.

Keluarga masih terus melacak keberadaan pengguna No HP 0819-3326-3711. Berulang kali ditelepon, jawabannya “panggilan sedang dialihkan”.

Polsek Helvetia Medan tengah menangani kasus ini. Tapi, pencarian belum membuahkan hasil sama sekali. Penjelasan keluarga, saat keluar dari rumah, Torang membawa HP Nokia 3230 dengan Imei 358970010682534.

Keluarga yang tinggal di Mawar Raya Perumnas Helvetia memohon masyarakat dapat ikut membantu memecahkan misteri keberadaan Torang.
Ciri-ciri Torang, tinggi 165 cm, kulit sawo matang, mata cipit menggunakan kacamata. Terakhir sebelum menghilang ia mengenakan celana hitam panjang gelap.

Ia memakai kaos oblong dan luaran lengan panjang digulung-gulung warna petak-petak merah, menyandang tas hitam berisi perlengkapan servis serta mengendarai sepeda motor supra hitam les kuning, lila merah. Plat sepeda motor BK 3361 EY.

“Tolong, Pak Polisi, Bapak, Ibu, semua masyarakat, bantu kami menemukan Bapak kami. Bapak kami belum ditemukan” pinta Cici.

Leave a Reply

Your email address will not be published.