Dua Bocah SD Berkomplot Lakukan Pencurian Motor

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




pulang-sekolah-pencuri-sepeda-motor-di-bekasi-diringkus-tim-buser




Ilustrasi pencurian motor/istimewa

Yogyakarta, Jelasberita.com| Sungguh disayangkan, dua bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar, nekat berkomplot untuk mencuri sepeda motor. Mereka adalah N (11) dan I (10), warga Danurejan, Yogyakarta. Kendaraan yang berhasil mereka curi tidak dibawa pulang, namun diserahkan kepada orang lain. Diduga aksi kedua bocah ini dilakukan atas perintah seseorang.

Seperti yang dilansir dari Okezone.com, menurut Kanit Reskrim Polsekta Danurejan, AKP Suwanto mengatakan, kedua bocah tersebut mencuri sepeda motor milik Frida Marliana (16), warga Klaten Jawa Tengah (Jateng) yang tinggal di rumah kos kawasan Suryatmajan, Danurajen, Yogyakarta. Saat itu korban pulang bekerja dan meninggalkan kendaraannya di tempat parkir tak jauh dari rumah kos yang ditempatinya.

Pagi harinya saat akan berangkat kerja dan menuju tempat parkir, korban menemukan motornya telah raib. Dia kemudian bertanya kepada warga sekitar dan ada yang melihat jika motor korban dibawa oleh para pelaku.

“Setelah korban melaporkan, anggota segera menjemput kedua bocah ini di rumah mereka. Saat diamankan, motor korban tidak ada di rumah mereka masing-masing,” ungkap Suwanto di Mapolsekta Danurejan seperti yang dikutip dari Okezone.com.




Dari hasil pemeriksaan, kedua bocah tersebut berhasil mencuri dengan mudah karena beberapa hari sebelum kejadian, mereka mengambil kunci motor korban yang tertinggal di stang kendaraan. Setelah berhasil mendapatkan kunci tersebut, mereka menyusun rencana dan menunggu saat yang tepat untuk mencuri.

Setelah mencuri, pelajar yang masih duduk di bangku kelas VI dan V SD ini langsung membawa kendaraan curian tersebut ke Taman Parkir Abu Bakar Ali (ABA). Di tempat itu kedua bocah tersebut meninggalkan motor hasil curian itu untuk diambil orang nantinya.

“Keduanya mengaku motor tersebut diserahkan kepada seseorang dan ditinggal di ABA, namun saat kami telusuri kendaraan itu sudah tidak ada. Kami masih terus mendalami kebenaran keterangan dari keduanya,” terang Suwanto.

Walaupun terbukti melakukan tindak pencurian, polisi tidak menahan kedua bocah tersebut lantaran masih di bawah umur. Petugas masih mendalami kasus ini, termasuk kemungkinan adanya motif kedua bocah tersebut melakukan pencurian atas perintah dari orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published.