Setelah Heboh Dengan Gafatar, Kini Muncul Ormas Yang Bernama Peta

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: Menteri Agama, Lukman Hakim Saefudin (Tribunnews)
foto: Menteri Agama, Lukman Hakim Saefudin (Tribunnews)

Jakarta, Jelasberita.com| Setelah heboh dengan pemberitaan organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), kemarin, tepatnya pada Kamis (29/1) muncul isu yang mengatakan bahwa telah berdiri sebuah ormas yang bernama Peta dimana didalamnya terdiri dari berbagai organisasi seperti Liga Muslim Indonesia (LMI) yang mendukung setiap gerakan ISIS. salah satu tokohnya adalah Alfian yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris LMI dan kini menjadi pengurus Peta.

 




Seperti dikutip dari pemberitaan Tribunnews, saat dimintai tanggapan, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan beberapa tindakan pencegahan. Namun, menurutnya pihaknya tidak dapat melakukan penindakan langsung, dikarenakan pihak penegak hukum lah yang berwenang.

 

“terkait akan ormas tersebut, kita sedang berada dalam posisi preventif, kecuali bila yang bersangkutan sudah melakukan tindakan pidana.” Ujarnya di Balaikota DKI, pada Jumat (29/1).

 




Menurutnya, tindakan preventif yang dilakukan pihak kementerian agama adalah dengan melakukan penyuluhan dan mengintesifkan peran dalam keluarga. Lukman menilai bahwa keluarga lah yang memiliki peran inti dalam menentukan paham keagamaan.

 

Seperti diketahui bahwa sebelumnya, terdapat informasi yang mengatakan telah berdiri suatu organisasi kemasyarakatan yang bernama Pembela Tanah Air (Peta) yang digawangi oleh seorang mantan anggota TNI AD dengan pangkat terakhir yakni Mayor Infanteri bernama Muhammad Saleh. Tujuan dari ormas ini sendiri adalah untuk memperjuangkan hak-hak para pribumi dan hegemoni asing.

 

Hal tersebut juga dibenarkan oleh kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso. Sutiyoso mengatakan bahwa orang yang bernama Muhammad Saleh tersebut adalah eks prajurit TNI dari Angkatan Darat, dan dengan jabatan terakhir sebagai wakil Koman Yonif 754

 

Tetapi, Sutiyoso mengatakan bahwa Muhammas Saleh tersebut memiliki reputasi yang buruk selama menjabat sebagai anggota TNI. Muhammad Saleh mengundurkan diri dari Kesatuan sekitar tahun 2012.

 

Dilain sisi, Sutiyoso menambahkan bahwa organisa Peta tersebut belum ada terdaftar di Kesbangpol dan kemendagri.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.