WOW! Ahok Izinkan Lesbian Dan Gay Di Jakarta, Karena Sudah Ada Sejak Zaman Nabi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





ilustrasi: pernikahan gay (estestherapy.com)
ilustrasi: pernikahan gay (estestherapy.com)

Jakarta, Jelasberita.com|Terkait dengan semakin maraknya fenomena hubungan sesama jenis, bahkan sampai memiliki organisasi khusus yang menaungi fenomena ini, sebut saja Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) yang telah dilarang untuk berada di Indonesia.

 




Namun, disaat sebagian besar masyarakat Indonesia tidak setuju dengan adanya organisasi LGBT tersebut, pernyataan yang cukup mengejutkan justru datang dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa ‘Ahok’. Ahok mengatakan bahwa dirinya tidak akan melarang hadirnya kelompok LGBT tersebut di wilayah kerjanya. Menurut Ahok, fenomena tersebut sudah ada sejak zaman Nabi Ibrahaim dan cerita Nabi Luth.

 

“yang jelas bagi kami, kita juga gak bakalan bisa melarang orang akan berbuat seperti itu kan?, irang berzina salah enggak menurut agama? Salah. Punya simpanan salah enggak? Salah juga. Jadi bedanya dimana?? Korupsi masuk neraka gak? Sama juga kan?” ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, pada Selasa (26/1) seperti dilansir dari Merdeka.com

 




“yang kayak begini ini, sudah ada dari zaman nabi dulu, mulai dari cerita Nabi Ibrahmi, dan Nabi Luth sudah begitu.” Tambah Ahok

 

Ahok kembali menambahkan, walaupun dirinya tidak melarang, namun dia berharap bahwa para anggota organisasi tersebut tidak melakukan penyebaran ataupun tindakan-tindakan yang bersifat mengajak atau menghasut warga Jakarta untuk ikut bergabung dengan LGBT. Hal ini juga perlu untuk mencegah adanya penularan penyakit seksual seperti HIV/AIDS.

 

“Sekarang gini, kita juga gabisa menghakimi mereka, semua kita pasti pernah buat salah. Sekarang yang terpenting bagi kami jangan sampai ada terjadi penularan HIV/AIDS, melalui hal-hal seperti ini.” tandasnya.

 

Ahok sendiri mengaku bahwa dirinya sudah melakukan koordinasi dengna komisi penanggulan AIDS provinsi (KPAP) DKI Jakarta untuk mendata warga Jakarta yang tertular HIV/AIDS tersebut.

 

Diketahui sebelumnya, bahwa Menteri Riset Teknologi Pendidikan Tinggi, M Nasir mengganggap bahwa hadirnya LGBT di dunia pendidikan di Indonesia, dapat menjadi suatu ancaman besar bagi moralitas bangsa. Khususnya bagi remaja. Apa lagi kultur budaya di Indonesia yang sangat menjunjung tinggi norma kebudayaan serta keagamaan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.