Miris, Hanya Karena diejek ‘Tidak Jantan’ Seorang Remaja Cabuli Pacarnya Sendiri

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




ilustrasi




ilustrasi

Surabaya, Jelasberita.com| hanya karena ingin membuktikan bahwa dirinya adalah ‘pria jantan’, AR(14) nekat melakukan aksi pencabulan terhadap pacarnya NY (14) yang diketahui masih berstatus siswi SMP yang merupakan warga Tanjungsari, Surabaya, Jawa Timur.

 

Awalnya, AR sering kali diejek oleh teman-teman sepermainannya sebagai pria yang tidak jantan lantaran tidak berani ‘ngapa-ngapain’ dengan pacarnya tersebut. Alhasil, akibat perbuatannya tersebut, AR yang merupakan penduduk Donowati, Surabaya, harus berurusan dengan Satreskrim Polrestabes Surabaya.

 




Dilansir dari laman Merdeka.com, AR ditangkap oleh petugas setelah orang tua korban pencabulan tersebut melapor kepada pihak kepolisian.

 

Saat dimintai keterangan, Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar mengungkapkan peristiwa pencabulan tersebut. menurutnya, awal mula kejadian adalah saat tersangka AR tengah nongkrong bersama teman-temannya, saat nongkrong tersebut, tersangka kerap diejek oleh temannya, diejek sebagai ‘pria yang tidak jantan’.

 

“dari pengakuan tersangka, dia mengatakan bahwa dirinya sering diolok-olok oleh temannya, dibilang kurang jantan.” Ujar Lily di Mapolrestabes Surabaya, pada Selasa (26/1)

 

Lily menambahkan, karena merasa tertantang oleh ejekan tersebutlah, tersangka kemudian langsung menjemput korban yang merupakan pacarnya, yang kemudian keduanya pergi kesebuah warung kosong di Jalan Darmo, Surabaya.

 

“di warung tersebutlah korban dicabuli oleh tersangka. tersangka mengaku bahwa korban awalnya menolak ajakan tersebut, namun tersangka mengancam akan membunuhnya bila menolak. Atas dasar takut tersebut, korban pun akhirnya mau mengikuti ajakan tersangka tersebut.” tambah Lily.

 

Selepas kejadian tersebut, korban pun merasa takut untuk pulang ke rumahnya. Korban pun selama enam hari tak berani pulang, sehingga orangtuanya cemas dan melapor kepada pihak kepolisian.

 

Setelah dilakukan pencarian, korban pun akhirnya berhasil ditemukan di rumah temannya. Saat ditanya alasannya tidak pulang kerumah, korban pun akhirnya mengakui dirinya telah dicabuli oleh pacarnya.

 

Sementara itu Lily mengatakan bahwa Tersangka dikenai pasal 81 aya (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.