#KamiKereLippoMall Menjadi Trending Topic Nomor 1 Indonesia

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




8ff826f1-c20a-4564-a4d3-e0ad97b50a85_169




hashtag #KamiKereLippoMall. (detikcom)

Jakarta, Jelasberita.com| Lippo Mall tiba-tiba saja menjadi buah bibir di Twitter. Hashtag dengan tulisan #KamiKereLippoMall tiba-tiba saja menjadi trending topic. Hal tersebut lantaran Lippo Mall melalui akun @LippoMallPuri menerbitkan sebuah cuitan bernada sindiran yang berbunyi, “Kalau kere, jangan main ke mall ya kakak..”

Kejadian ini bermula saat Febby Ulfa Safilla (24), yang awalnya ingin meminta penjelasan mengenai tarif dan pembayaran parkir di Lippo Mall Puri. Namun pertanyaan itu malah dibalas dengan cuitan “kalau kere, jangan main ke mall ya kakak..”

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari detikcom, Feby mengunjungi Lippo Mall Puri pada pukul 19.00 WIB bersama ayahnya. Di gerbang masuk, ada spanduk yang bertuliskan “Rp 3.000 per flat parking” dan banyak tulisan yang kecil di bawahnya. Feby mengaku tidak begitu memperhatikan tulisan tersebut dan hanya membaca tulisan besarnya saja. Dan saat itu, tidak ada petugas yang ada untuk ditanyai.

Feby pun keluar dari Lippo Mall Puri sekitar pukul 21.00 dengan mobil yang mereka kendarai. Saat keluar, Feby mengaku hanya ada mesin gate di palang pintu dan seorang petugas yang berdiri di sana. Feby dan ayahnya pun bingung bagaimana cara membayar parkir karena tak ada konter.




Karena melihat itu, petugas pun akhirnya menghampiri dan memintanya untuk membayar Rp 10 ribu. Feby kemudian bertanya mengapa harus membayar Rp 10 ribu dan apakah bisa membayar parkir dengan menggunakan kartu anggota Lippo Mall.

“Dia menjelaskan kalau menggunakan kartu ini (kartu anggota) masuk ke dalam mall bisa dipakai dan gratis. Karena aku pakai struk dan memencet tombol, seharusnya struk itu ditukarkan di PPS,” jelas Feby seperti yang dilansir dari detikcom.

Petugas tidak menjelaskan apa PPS itu, dan setelah membayar Rp 10 ribu, petugas tadi membukakan gate dan menggunakan kartu miliknya.

Feby mengaku, setelah ia baca-baca, ternyata PPS itu adalah Parking Payment Station yang adalah tempat penukaran karcis dan terdapat di 14 titik di dalam mal itu. Tapi sama sekali tidak ada petugas yang menjelaskan hal itu padanya, dan tidak ada pengumuman.

Karena merasa bingung dan sudah sering ke Lippo Mall Puri, Feby pun akhirnya bermaksud memberikan kritikan soal informasi parkir di mal tersebut. Dia mengirimkan cuitan melalui Twitter dan langsung ditanggapi dengan komentar tidak beretika.

Feby mengaku mengirimkan 4 cuitan, lalu akun @LippoMallPuri membalasnya dengan cuitan “emang kite pikirin”. Mendapatkan komentar seperti itu, Feby pun masih berpikir positif. Namun setelah komentar itu, Feby kembali menerima cuitan yang berbunyi “kalau kere, jangan main ke mall ya kakak..”.

Atas balasan itu, Feby mengaku banyak teman-temannya yang merespons dan me-retweet cuitan tersebut.

Hashtag #KamiKereLippoMall pun akhirnya menjadi viral dan trending topic nomor 1 di Indonesia.

Atas kehebohan tersebut, pihak Lippo Mall mengaku bahwa akun mereka sedang di-hack oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Pemilik akun yang merupakan pengelola Lippo Mall Puri mengaku bahwa bukan mereka yang menulis tweet itu.

“Kita pastikan itu bukan kita yang posting, karena dari IP addres kan kelihatan. Nah yang tweet kemarin itu IP address-nya berbeda,” ujar Nidia Ichsan, Portfolio PR Manager PT Lippo Malls Indonesia, Rabu (27/1).

Nidia mengaku pihaknya sudah melakukan investigasi internal dan hasilnya, kasus tersebut murni bukan kesalahan admin akun media sosial tersebut.

“Jadi ini murni enggak ada kesalahan dari pihak kami maupun admin kami. Ini kami di-hack,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.