Dipanggil Kejagung, Setya Novanto Kembali Mangkir Untuk yang Ketiga Kalinya

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





fa76648b-5b5e-421b-8d31-20b337b85752_34
Setya Novanto kembali mangkir dari panggilan Kejagung. (detiknews)

Jakarta, Jelasberita.com| Mantan Ketua DPR Setya Novanto kembali dipanggil oleh Kejaksaan Agung untuk ketiga kalinya kemarin, Selasa (26/1). Keterangan Novanto kali ini diperlukan terkait kasus dugaan pemufakatan dalam rekaman ‘papa minta saham’.

“Agendanya besok untuk dia (Setya Novanto),” kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah, Selasa (26/1).




Namun hari ini pun, Setya Novanto kembali mangkir dari panggilan Kejaksaan Agung. Ketua tim kuasa hukum Novanto, Maqdir Ismail mengatakan kliennya meminta penundaan untuk diperiksa.

Maqdir Ismail tidak menyebutkan alasan penundaan tersebut dengan detil. Hal itu dikatakannya karena bersifat pribadi.
Dia mengatakan surat pemintaan penundaan pemeriksaan tersebut dikirimkan staf Novanto ke Kejagung pagi ini.

“Surat itu dirumuskan stafnya Pak Novanto. Harusnya sudah sampai ke Kejaksaan (pagi ini),” kata Maqdir Ismail seperti yang dikutip dari detiknews, Rabu (27/1).

Kuasa hukum Setya Novanto yang lainnya, Firman Wijaya, sebelumnya mengatakan bahwa kliennya itu meminta waktu lagi. Firman menyatakan Novanto memerlukan situasi yang kondusif dan netral.




“Tentu ada waktunya Pak Novanto memberikan keterangan. Tentu perlu situasi yang kondusif dan netar karena tentu perlu memperhitungkan situasional,” kata Firman Wijaya.

Dengan adanya keterangan tersebut, maka dapat dipastikan Setya Novanto akan mangkir lagi lagi dari pemeriksaan.
Dari yang diberitakan detiknews, Kejagung saat ini masih belum meningkatkan status penanganan kasus ke tingkat penyidikan. Padahal jaksa telah mendapatkan cukup banyak keterangan dan bukti-bukti mengenai kasus itu.

Tak hanya Setya Novanti, Kejagung pun akan mencari cara lain untuk mendapatkan keterangan Riza Chalid, yang sampai saat ini belum diketahui lokasinya karena sering berpindah-pindah.

“Bergerak dari satu negara ke negara lain. Itu informasi yang kita terima,” tutup Arminsyah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.