Tertangkap Tangan Bawa Narkoba, TKW asal Ponorogo Terancam Hukuman Mati di Malaysia

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





hukuman-mati
gambar ilustrasi/istimewa.

Ponorogo, Jelasberita.com| Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rita Krisnawati (27), terancam menerima hukuman mati di Malaysia. Hukuman mati tersebut didapatnya lantaran kedapatan membawa tas berisi 4 kg sabu saat di bandara Malaysia pada tahun 2013 silam.

“Rita merupakan korban sindikat narkotika internasional,” kata koordinator Peduli Buruh Migran, Lily Jatmiko Kusnadi, seperti yang diberitakan Tempo.co, Selasa (26/1).




Lily mengaku masih terus berupaya membebaskan TKW asal Desa Gabel, Kecamatan Kauman tersebut dari hukuman mati. Diakuinya, dirinya selalu melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Tenaga Kerja dan Kedutaan Republik Indonesia di Malaysia.

“Kami mendesak agar pemerintah segera melakukan diplomasi,”

Dalam upayanya untuk mendorong pemerintah, Peduli Buruh Migran akan mengajak keluarga Rita untuk menemui pejabat kementerian terkait. Ibu kandung Rita, Poniyati (55) juga terus mencari bantuan ke pemerintah Kabupaten Ponorogo dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Ponorogo agar putrinya tidak dihukum berat.

Atas masalah ini, Sumani, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi menuturkan, pihkanya aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Peduli Buruh Migran terkait kasus hukum yang membelit Rita.




“Pemerintah tidak tinggal diam dan terus melakukan pendampingan agar Rita tidak dihukum mati dan bisa diadili di Indonesia,” ujar Sumani.

Rita sendiri merupakan TKW yang pergi ke luar negeri sejak 2013 lalu. Selama tiha bulan bekerja di Hong Kong, ia kemudian berhenti karena merasa tidak cocok dengan majikannya lalu ditampung di Macau oleh agen tenaga kerja.

Di saat itulah permasalahan terjadi hingga Rita harus berurusan dengan hukum dan ditahan di Malaysia.
“Sekarang sidangnya masih berlangsung dan belum final,” tutup Sumani.

Leave a Reply

Your email address will not be published.