Remaja 18 Tahun Ditangkap Polisi Terkait Aksi Terorisme di Australia

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




68d1fe52-c74b-4e3c-b82d-c26de9886ef0_169

Sydney, Jelasberita.com| Sameh Bayda, seorang remaja 18 tahun di Australia harus ditangkap polisi di kota Sydney atas dakwaan terkait terorisme. Remaja putra itu ditangkap atas dakwaan kepemilikan atau mengumpulkan dokumen-dokumen mengenai bagaimana melakukan serangan-serangana aksi teroris.




Seperti yang dilansir dari Reuters, Sameh Bayda diamankan pada hari Senin (25/1) malam waktu setempat. Dia muncul di pengadilan kriminal Sydney melalui link video pada hari Selasa ini.

Dari laporan Australian Broadcasting Corp (ABC), salah satu dokumen yang sudah dipublikasikan oleh kelompok militan Al-Qaedah di Semenanjung Arab, AQAP. Pihak kepolisian setempat telah menyita sejumlah barang terkait dokumen-dokumen terorisme tersebut dari kediaman Bayda pada 13 Januari silam.

Karena hari libur nasional, Bayda muncul di pengadilan hanya melalui link video. Dirinya dijadwalkan akan muncul lagi di pengadilan pada awal bulan Februari.

Australia sendiri memang sedang meningkatkan kewaspadaan atas serangan-serangan yang dilakukan kelompok atau para radikal domestik sejak tahun 2014 silam. Hal tersebut berhubungan dengan banyaknya warga Australia yang pergi bergabung dengan kelompok radikal ISIS di Suriah lalu kembali lagi ke negera itu.




Pada bulan Desember 2015 lalu, seorang remaja berusia 17 tahun yang berasal dari Melbourne telah mengaku bersalah terhadap dakwaan dirinya terkait aksi terorisme. Polisi menemukan sejumlah bahan-bahan peledak di rumahnya dan langsung mengamankan barang bukti.

Lalu sepekan sebelumnya, dua orang pria muda didakwa atas konspirasi menyerang gedung-gedung pemerintah setelah mereka dibekuk dalam operasi antiterorisme di Sydney.

Leave a Reply

Your email address will not be published.