Ngaku-Ngaku Anggota ISIS dan Sebarkan Ancaman Pengeboman dari SMS, Pria Ini Dibekuk Polisi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





toni-salim-alias-abeng-40-warga-jalan-bayur_20160125_153930
Toni Salim alias Abeng (40). (Tribunnews.com)

Medan, Jelasberita.com| Warga Jalan Bayur, Gang Lembah, Delitua, Deli Serdang, Toni Salim alias Abeng (40), terpaksa harus berurusan dengan petugas kepolisian Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan lantaran mengaku-ngaku sebagai anggota ISIS dan menyebarkan ancaman untuk mengebom beberapa tempat keramaian di kota Medan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari tribun-medan.com, aksi pengancaman yang dilakukannya terjadi pada hari Minggu lalu (24/1). Saat itu, Abeng melalui nomor selularnya yang masing-masing bernomor 085270925467 dan 085270925468 mengirimkan pesan berupa ancaman kepada Sani, Produser TVRI Medan.




Dalam pesan itu, Abeng menuliskan “Hati-hati kami semua keluarga ISIS hari ini akan ke Medan untuk mengebom tempat keramaian dan tempat-tempat rumah penduduk di kota Medan,”

Mendaparkan pesan ancaman tersebut, Sani pun langsung melaporkannya ke Kapolresta Medan, Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto.

Setelah mendapatkan laporan, Mardiaz langsung memerintahkan jajarannya untuk melacak nomor selular tersebut. Saat dilacak, diketahui bahwa pelaku tinggal di kawasan Delitua.

Tak ingin membuang-buang waktu, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsekta Delitua, Inspektur Satu Jonathan, langsung melakukan pelacakan terhadap nomor pelaku tersebut. Dari hasil pelacakan tersebut, diketahui pelaku tinggal di Jalan Bayur, Gang Lembah.

Setelah ditangkap, pelaku kemudian digiring ke Sat Reskrim Polresta Medan. Saat ini pelaku masih diperiksa polisi dan dimintai keterangan terkait ancaman yang dilakukannya melalui pesan singkat tersebut.




“Masih diperiksa di ruang penyidik,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan, Komisaris Aldi Subartono, Senin (25/1).

Leave a Reply

Your email address will not be published.