Kisah Haru Nenek Oon, Yang Tinggal di Toilet Umum Bersama Cucunya

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Foto: Nenek yang tinggal di toilet umum bersama cucunya (detik.com)
foto: Nenek yang tinggal di toilet umum bersama cucunya (detik.com)

Sukabumi, Jelasberita.com| Seorang wanita bernama Oon (40) alias Ate terpaksa harus tinggal bersama seorang cucunya yang berusia balita di sebuah toilet umum lantaran tidak memiliki uang untuk mengontrak sebuah rumah, jangankan untuk mengontrak, untuk makan sehari-hari saja Oon mengaku masih kesusahan.

 




Dihimpun dari detiknews, Oon tinggal di sebuah toilet umum yang tidak terpakai lag berukuran 2×1 di kampung Sirnagalih, RT 03 RW 29, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat. Kepada wartawan, Oon mengaku bahwa dirinya sudah menjadi janda sejak ditinggal meninggal oleh suaminya sejak enam tahun lalu.

 

Didalam ruangan tersebut, Oon biasa tidur bersama cucunya, Oon sendiri berhasil ‘menyulap’ ruangan tersebut menyerupai sebuah ranjang dengan menyusun beberapa dipan kayu .




 

Oon mengaku sudah sekitar satu bulan menempati ruangan tersebut, menurutnya dia sudah diberi izin oleh ketua RW setempat untuk sekedar tidur di ruangan bekas toilet umum tersebut. Oon pun mengaku sudah terbiasa mencium aroma tak sedap dari sekitar toilet tersebut.

 

“saya sudah minta izin ke ketua RW, saya tinggal disini karena gak mampu buat bayar kontrakan, sebelum ngontrak saya sempat tinggal di rumah orang tua, tapi kemudian dijual sebagai warisan. Saya kebagian, Cuma habis buat ngontrak. Kalo soal bau, saya udah biasa.” Ungkap Oon pada Minggu (24/1)

 

Oon juga mengatakan bahwa dirinya memiliki kerabat, tapi setelah orangtua mereka meninggal, kehidupan menjadi masing-masing. Tapi, Oon mengaku tidak terlalu perduli dengan kerabatnya yang tidak ada kabar tersebut. karena menurutnya untuk saat ini yang terpenting bisa dapat makan untuk dirinya dan cucunya sehari-hari.

12f87812-04a8-4072-8ca0-5100b14743ce_43

 

“saya enggak tahu sekarang anak saya, ibunya dari cucu saya ini kerja dimana, bilangnya sih bekerja di Flores. Dia kadang kirim uang ke saya. Tapi ya, gak cukup sampe sebulan. Jadi sisanya saya bekerja mencari rongsokan atau sampah kertas dan plastik yang nantinya saya jual ke pengepul.” Ungkap Oon.

 

Ditemui di tempat terpisah, Ketua RW 29, Ateng membenarkan bahwa ada seorang warga yang tinggal di dalam toilet umum tersebut. Ateng mengatakan bahwa toilet tersebut berada di sekitaran taman dari salah satu perusahaan kendaraan bermotor.

 

“iya benar, dia minta izin katanya Cuma sementara. Untuk sekedar tidur saja. Katanya dia dulu sempat ngontrak di kampung Citepus PAM tapi gak sanggup bayar.” Tambah Ateng

 

“disitu ada dua toilet umum, satu masih berfungsi dan satunya enggak . dia tinggal di toilet yang gak berfungsi tersebut. kita kasih tinggal disitu, karena disini tidak ada lahan untuk dibuatkan rumah buat ibu itu.” Pungkas Ateng

Leave a Reply

Your email address will not be published.