Tidak Cukup Bukti, Seorang Yang Diduga Teroris Akhirnya Dilepaskan Polisi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: Kapolri Jenderal Badrodin Haiti (Tempo)
foto: Kapolri Jenderal Badrodin Haiti (Tempo)

Jakarta, Jelasberita.com| Terkait Kasus Peledakan Bom Sarinah, Polisi sudah menangkap beberapa orang yang menjadi tersangka, serta yang memiliki keterlibatan dalam aksi penyerangan tersebut. Namun, satu orang yang diduga teroris, dilepas oleh pihak kepolisian karena tidak terbukti dalam aksi terorisme tersebut.

 




Dilansir dari laman Kriminalitas.com, Kapolri Jendral Badrodin Haiti mengatakan bahwa, satu orang tersebut dilepaskan lantaran tidak adanya cukup bukti untuk dirinya dalam aksi penyerangan serta peledakan bom di Sarinah, serta kepemilikan senjata.

 

Kapolri mengatakan dari beberapa barang bukti yang disita, seperti senjata api, bahan peledak dan lain-lain, serta keterangan dari beberapa pihak. Tidak ada yang menjurus kepada satu orang tersebut.

 




“barang bukti yang berhasil kita sita adalah dua senjata api, sisa bahan peledak, sisa bom yang belum diledakkan, serta beberapa proyektil dari serpihan bom dari tabung gas.” Tegas Kapolri Badroin Haiti.

 

Selain itu, Kapolri juga mengatakan bahwa enam tersangka yang berhasil diamankan lantaran diduga terkait aksi pengeboman di Thamrin antara lain, inisial DS alias YY alias IA alias DD, yang berhasil ditangkap di Cirebon, yang diduga berperan untuk membeli tabung gas sebagai chasing. Kemudian, AA alias A alias AM alias AIS bertugas sebgai pembeli senjata api. Lalu Inisial C alias D alias AS, dan J alias JJ asal Cirebon, ditangkap lantaran dianggao mengetahui proses pembuatan bom tersebut. sementara AL alias LL bersama F alias AZ alias AB, keduanya berhasil ditangkap lantaran dianggap mengetahui aksi penyerangan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.