Tawan, ‘Iron Man’ dari Bali, Mendapatkan Perhatian dari Menristek Dikti

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





2f4c6343-1f8a-4430-8a7b-a8fc0a5dc4d9_169
foto (detikcom)

Jakarta, Jelasberita.com| Tawan, si ‘Iron Man’dari Bali, belakangan ini menjadi santer diberitakan karena tangan robot ciptaannya tersebut. Berkat pengetahuannya dan kerja kerasnya, ia berhasil berkreasi dan menciptakan ‘tangan cyborg’ ala Iron Man dari barang-barang rongsokan. Mendengar kabar itu, Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) siap mendorong serta memfasilitasinya.

“Semua pengembangan teknologi, riset dan inovasi ini akan didorong terus,” ujar Nasir usai menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman dengan Menkum JAM tentang layanan pelajar dan student visa di Kemenkum HAM, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (21/1) seperti yang dikutip dari detik.com.




Nasir mengatakan, jika produk yang dihasilkan tidak berbasis riset, maka pihaknya akan bekerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Perindustrian. Ia mencontohkannya dengan kabar yang belum ini ada pemuda lulusan SD yang berhasil menciptakan televisi di Karanganyar, Solo, Jawa Tengah, Kusrin, yang sekarang telah mendapatkan sertifikat SNI atas produk ciptaannya tersebut.

Sama seperti Kusrin, Nasir pun ingin mengembangkan kemampuan Tawan dengan cara menjalin kerjasama dengan kementerian terkait. Hal tersebut dimaksudkan untuk memberi semangat kepada generasi muda di seluruh Indonesia untuk tidak takut berkreasi dan berinovasi.

1b8b537d-1a20-4029-968d-fc3055b655dc_169
Tangan robot Tawan

“Kalau itu bukan berbasis pada riset, nanti kami akan bekerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja supaya nanti mereka bisa mengembangkan terhadap semua yang dihasilkan,” imbuhnya.

Nasir juga mengatakan, saat ini pihaknya bersama Menkum HAM, Yasonna Laoly mematangkan konsep hak paten terhadap hasil penelitian (research) para akademisi sebelum diajukan kepada DPR RI. Hal tersebut dilakukan dalam upaya melindungi mereka.




Ditambahkan oleh Nasir, jika itu berkaitan dengan research maka Kementerian akan mengurus bagaimana dia mendapatkan paten atas hak ciptanya.

“Ini yang kami kembangkan terus. Jadi masalah Iron Man atau apapun itu kan bagian kecil, nanti harus kita kembangkan,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, I Wayan Sumardana atau Tawan mengalami kelumpuhan di tangan kirinya. Untuk tetap menghidupi keluarganya, ia pun membuat tangan robot untuk membantunya bekerja.

Tawan menyelesaikan tangan robotnya hanya dalam waktu 2 bulan. Dengan rangkaian lengan robot tersebut, dia setidaknya bisa kembali bekerja sebagai tukang las di bengkel miliknya sendiri. Kabar mengenai tangan robotnya itu akhirnya menjadi viral dan menuai decak kagum dari banyak pihak.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.