Pengerjaan Mega Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung, Resmi Dimulai Hari Ini

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto; kereta api cepat china (reuters)
foto: kereta api cepat china (reuters)

Jakarta, Jelasberita.com| Tepat pada hari ini, Kamis (21/1) Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dijadwalkan akan meghadiri secara langsung acara seremoni untuk pembukaan pengerjaan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang secara resmi dimulai pada hari ini.

 




Proyek Kereta Api cepat Jakarta –Bandung ini adalah proyek hasil kerja sama antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia dengan negara China. Untuk peletakan batu pertamanya sendiri , telah dilakukan pada pukul 09.00 WIB, Kamis pagi di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

 

Dilansir dari laman Kompas.com, dari pihak Indonesia sendiri, pembangunan mega proyek ini diwakili oleh perusahaan gabungan BUMN, bernama PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI). Dan dari pihak China memilih perwakilan China Railway International (CRI)

 




dan dalam perjalanannya melakukan kerja sama mega proyek tersebut. kedua pihak setuju untuk membentuk sebuah perusahaan bersama bernama PT Kereta cepat Indonesia-China atau KCIC. Dan perusahan gabungan inilah yang menjadi pemilik proyek pengerjaan tersebut.

 

dilain sisi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah mengeluarkan izin trase dimana Jalur Kereta Api cepat Jakarta-Bandung ini akan memiliki panjang sekitar 142,3 kilometer. Dan akan memiliki empat stasiun serta satu dipo.

 

Empat stasiun yang dimaksud nantinya adalah stasiun Halim, stasiun Karawang, stasiun Walini, dan stasiun Tegalluar. Dan satu buah operasi berupa dipo berada di Tegalluar.

 

Proyek pengerjaan dan pembangunan kereta cepat jakarta-bandung ini diperkirakan akan memakan biaya sebesar 5,5 miliar US Dollar, atau setara dengan Rp 72 trilliun. Mega proyek ini juga dijadwalkan akan selesai pada tahun 2018 mendatang, dan mulai bisa dioperasikan secara penuh sekitar tahun 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published.