Bahaya, Usai Makan Sari Roti di Alfamidi, Tiga Balita Muntah-Muntah Diduga Keracunan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




foto: Konsumen yang mengeluhkan produk Sari Roti (Tribunnews)




foto: Konsumen yang mengeluhkan produk Sari Roti (Tribunnews)

Medan, Jelasberita.com| Minimarket Alfamidi Jalan Besar Tembung, tepatnya di SDN 101767 Tembung sepertinya kurang memperhatikan kualitas produk yang dijualnya. Pasalnya tiga orang anak bernama Syuja Azka (5), Ibas (3), dan Raka (2) mengalami muntah-muntah beberapa saat setelah membeli dan memakan Sari Roti yang dijual minimarket tersebut pada Selasa (19/1), sekitar pukul 10 malam.

 

Dihimpun dari Tribunnews, M Rifai Tanjung (36) yang merupakan orang tua dari ketiga anak tersebut mengaku kecewa dengan produk yang dijual oleh minimarket Alfamidi tersebut.

 




Warga Jalan M Jamil Lubis/Perhubungan, Desa Bandar Kalipah, titi sewa, tembung ini langsung panik ketika anaknya mengalami muntah-muntah setelah makan produk Sari roti tersebut.

 

Rifai mengatakan bahwa sekitar jam 10 malam, ketika tengah dalam keadaan listrik padam, dirinya membeli sebanyak enam bungkus Sari Roti dari minimarket Alfamidi, yang masing-masing seharga Rp 4 Ribu. Setibanya dirumah, dirinya langsung membagikan Sari roti tersebut ke anak-anaknya. Hingga selang beberapa jam kemudian, Rifai terkejut melihat anaknya mengalami muntah-muntah dan langsung lemas.

 

“yang kecil si Raka muntah-muntah, saya sama isteri langsung panik. Si abang dan si Ibas masih stabil, tapi keliatan lemas. Si kecil ini yang parah kali sampai muntah-muntah habis makan roti itu. Tapi untunglah, lama-lama dia agak mendingan walaupun lemas.” Ungkap Rifai pada Rabu (20/1)

 

Keesokan harinya pada Rabu (20/1) Rifai kembali mendatangi minimarket Alfamart tersebut. Dan akhirnya, Koordinator Wilayah Alfamidi, Imam Shazali telah memastikan bahwa pihak Alfamidi sudah menengahi dan memediasi M Rifai dengan pihak dari Sari Roti. Dan berhasil mencapai kesepakatan untuk mengecek kembali kualitas dari roti tersebut.

 

Imam menegaskan bahwa terkait dengan kualitas, rasa serta aroma, tentu saja itu merupakan tanggung jawab pribadi dari pihak Sari Roti. Menurutnya, pihak Alfamidi sudah menjalankan prosedur dengan benar terkait proses penjualan produk di minimarket tersebut.

 

Lebih lanjut Imam juga mengatakan bahwa produk itu tidak kadaluarsa, dan dari pihak konsumen sendiri sudah mengakui hal itu. Karena pada tanggal expired nya menunjukkan tanggal 21 Januari, sedangkan konsumen membeli pada tanggal 19 Januari. Imam mengatakan bahwa bila ada produk yang kadaluarsa, pihaknya akan langsung melakukan retur barang.

 

“kita sudah melakukan mediasi antara konsumen dan pihak Sari Roti, yang terpenting sekarang anak yang memakan roti tersebut sudah dalam keadaan sehat.” Tambahnya.

 

Sementara itu, Pihak Sari Roti sudah melakukan pengecekan ulang terkait produknya yang sudah dikeluhkan M Rifai selaku konsumen karena memiliki aroma dan rasa yang tidak enak. Pihak Sari Roti menyatakan bahwa hasil uji pemeriksaan dari laboratorium akan dikeluarkan dalam waktu beberapa hari kedepan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.