Takut Kena Tilang, Seorang Pengendara Ini Mengaku Bawa Bom Untuk Mengecoh Petugas

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




tersangka yang mengaku membawa bom (Tribunnews)




tersangka yang mengaku membawa bom (Tribunnews)

Boyolali, Jelasberita.com| ada ada saja tingkah laku yang ditunjukkan oleh seorang pria asal Kampung Gempol, Cakung Timur, Jakarta Timur bernama Kusangga Purab ini. pasalnya, saat hendak ditilang oleh polisi lalu lintas dirinya mengaku bahwa tengah membawa sebuah bom. Dan saat berhasil ditangkap, akhirnya dia mengaku bahwa dirinya hanya bercanda mengenai membawa bom tersebut.

 

Pria tersebut ditilang oleh pihak kepolisian yang tengah melakukan razia di sekitar kawasan Sunggingan, Boyolali Kota, lantaran tidak membawa SIM Serta STNK. Entah kenapa, saat ditilang tersebut, pria tersebut berhasil mengecoh para petugas dengan bersembunyi dirumah warga. Kemudian, saat hendak diamankan, disaat itulah pria tersebut berteriak bahwa dirinya tengah membawa sebuah bom di dalam tas ranselnya. seperti dihimpun dari Tribunnews

 




Peristiwa yang sempat membuat heboh warga di sekitar tersebut, terjadi pada Selasa (19/1), ketika dirinya tengah melintas di jalan tersebut dengn menggunakan sepeda motor.

 

Setelah beberapa lama berbicara dengan Kusangga, akhirnya pihak kepolisian berhasil membujuk dirinya untuk segera menyerahkan diri kepada petugas.

 

Setelah berhasil dibujuk untuk keluar dari rumah warga tersebut, pihak kepolisian langsung membawa Kusangga ke Mapolsek Boyolali Kota. Saat dilakukan pemeriksaan mengenai isi tas Kusangga yang diduga adalah bom, pihak kepolisian hanya menemukan jas hujan yang berada di dalam tas tersebut. dan kemudian, Kusangga pun mengakui kepada petugas bahwa dia hanya bercanda soal bom tersebut.

 

Kapolsek Boyolali Kota, AKP Miftakhul Huda mengatakan bahwa saat pelaku terkena razia, petugas pun hendak memberikan surat tilang, namun karena petugas merasa curiga, dirinya diminta untuk datang ke pos. Namun, pria tersebut justru malah melarikan diri ke salah satu rumah warga.

 

Namun, walaupun pelaku mengatakan bahwa dirinya hanya bercanda, Polisi masih tetap menyelidiki pelaku tersebut lantaran sepeda motornya memiliki nomor polisi yang berbeda antara depan dan belakang.

 

Hingga kini, Kusangga dikenakan wajib lapor ke Polsek Boyolali kota dua kali sepekan

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.