ISIS Potong Gaji Pejuangnya 50 Persen Setelah Gudang Uang Dihancurkan AS

rmol.com

Raqqa, Jelasberita.com | ISIS terpaksa melakukan pemotongan gaji kepada para pejuangnya sebesar 50 persen. Hal ini dilakukan karena situasi genting yang dihadapi ISIS. Namun tidak dijelaskan secara detail situasi genting apa yang tengah dihadapi kelompok militan ini.

Keputusan pemotongan gaji ini tercantum dalam sebuah dokumen yang diterbitkan oleh “Menteri Keuangan” ISIS yang menetap di kantor pusat pertahanan ISIS di Raqqa, Suriah, Desember 2015 lalu.




Dokumen tersebut sebelumnya telah diterjemahkan oleh seorang peneliti dari Forum Timur Tengah, Aymen Jawed al-Tamimi. Berdasarkan terjemahannya, isi dokumen tersebut menyebutkan, bahwa berdasarkan beberapa refleksi dari Quran dan potongan pendek tentang “jihad harta” dan “jihad jiwa”, Menteri Keuangan ISIS, Abu Muhammad al-Muhajir memutuskan memptong gaji militan ISIS sebesar 50 persen.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.