Hilangkan Bukti, Jessica Buang Celana Ke Tong Sampah

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





liputan6.com
liputan6.com

Jakarta, Jelasberita.com | Polisi saat ini mengerahkan sejumlah tukang sampah di sekitar Sunter Icon yang merupakan kawasan tempat tinggal dari Jessica. Hal ini dilakukan karena Jessica pernah menyuruh pembantu rumah tangganya untuk membuang sebuah celana ke tong sampah. Polisi menduga celana tersebut ada kaitannya dengan kematian Mirna.

Celana itu dianggap akan sangat membantu polisi untuk mengungkap kasus kematian Wayan Mirna Salihin (27) usai menyeruput es kopi Vietnam di Cafe Olivier, Mal Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2016).




Pengacara Jessica, yudi Wibowo Sukinto, membenarkan polisi tengah mencari celana kliennya. menurut dia, Jessica membuang celana panjang bukan celana dalam yang dikenakannya saat berada di Cafe Olivier bersama temannya, Mirna dan Hani.

Belum diketahui pasti alasan Jessica membuang celananya tersebut, namun pihak polisi menduga celana tersebut merupakan salah satu barang bukti yang hendak dihilangkan Jessica.

Berbeda dengan penilaian polisi, Yudi mengatakan Jessica membuang celananya itu karena sudah robek. Jadi, Jessica menyuruh pembantunya untuk membuang celana yang sudah tidak dapat dipakai itu.

“kata pembantunya, ‘dibuangya non ya? Ini kan robek nggak bisa dijahit lagi’. Jessica jawab, ‘ya terserah’,” kata Yudi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (19/1/2016).




Yudi juga menambahkan bahwa celana Jessica itu robek saat ikut membantu membawa Mirna ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, setelah kejang-kejang usai meminum es kopi di Cafe Olivier.

“Jessica itu berada di RS Abdi Waluyo sampai pukul 10 malam, sampai celananya robek di bagian selangkangan,” jelas Yudi.

Celana itulah yang kemudian dicari-cari penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

“Tapi, sudah diambil tukang sampah, ya enggak bakal ketemu,” tambahnya.

Menurut Yudi, saat penggeledahan di perumahan Sunter Icon, Sunter, Jakarta Utara yang dihuni kliennya, penyidik sempat membawa celana dan baju yang terlihat di CCTV, beberapa obat sakit leher, obat jika enggak bisa tidur, laptop, kartu kredit, dan buku tabungan.

“Diperiksa mungkin dari tabungan ada nggak beli sianida,” katanya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.