Bukti Terbaru Kasus Kematian Mirna, Polisi Sebut Jessica Sebagai Calon Tersangka

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





dream.co.id
dream.co.id

Jakarta, Jelasberita.com | Dalam kasus kematian Mirna (27) yang tewas usai meminum es kopi vietnam di Olivier Cafe, Rabu 6 Januari 2016 lalu, polisi telah menyebut Jessica Kusumah Wongso sebagai calon kuat tersangka. Namun, saat ini polisi masih membutuhkan waktu untuk mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk memperkuat penetapan sebagai tersangka.

“Kita baru menduga Jessica sebagai tersangka, tetapi baru calon saja itu,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Charliyan, pada Senin (18/1/2016) malam.




Ia juga mengatakan bahwa dalam menahan dan menetapkan tersangka setidaknya polisi harus memiliki minimal dua alat bukti yang sah. Jadi polisi masih berupaya keras dalam mengumpulkan bukti-bukti yang kuat dan lengkap, karena saat ini alat bukti yang sudah diperoleh polisi masih kurang untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Saat ini, polisi masih terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi. Keterangan mereka tentunya akan sangat dibutuhkan untuk dapat memastikan siapa sosok yang telah mencampurkan racun sianida tersebut ke dalam kopi yang diteguk Mirna.

“Tetapi kita percaya bahwa dalam waktunya juga nanti akan membuktikan siapa pelakunya dan kita lagi mendalaminya secara serius, baik dari alat-alat komunikasi dan lainnya,” ujar dia.

Anton juga menambahkan polisi akan melakukan gelar perkara terhadap kasus tersebut sesuai dengan SOP di Kepolisian dalam menetapkan tersangka. Gelar perkara ini nantinya juga akan diperkuat dengan keterangan dari ahli dan saksi-saksi. “Baru kita bisa menetapkan tersangkanya,” ujar dia.




Sebelumnya diketahui dari keterangan seorang saksi, Marwan (31), karyawan Olivier Cafe, Mirna saat itu datang bersama temannya, Hani sekitar pukul 17.00 WIB. Di kafe tersebut sudah menunggu Jessica alias Siska yang datang lebih dulu sekitar pukul 16.09 WIB.

Sebelum Mirna dan Hani tiba, Jessica sudah memesan tiga minuman. Satu cangkir es kopi Vietnam untuk Mirna, sedangkan Jessica dan Hani menikmati koktail. Setelah satu kali sedot, Mirna langsung kejang-kejang dan tak sadarkan diri. Korban sempat dilarikan ke klinik Mall, sebelum akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Leave a Reply

Your email address will not be published.