Bandar Narkoba Tembak Dua Polisi Saat Digrebek

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





merdeka.com
merdeka.com

Jakarta, Jelasberita.com | Dua orang anggota Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat ditembak oleh bandar narkoba. Kejadian ini mengakibatkan kedua polisi tersebut mengalami luka-luka di bagian dada dan kakinya.

Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Afrisal mengatakan kalau dua anggotanya tersebut bernama Iptu Supriyatin dan bripka Agus.




Sebelumnya kedua anggota polisi tersebut harus bekerja keras dalam membekuk seorang bandar narkoba, Faisal Rahman (30). Sang bandar diketahui memberikan perlawanan saat ia akan di bekuk dengan menembak kedua polisi tersebut.

Kronologisnya, pihak kepolisian saat itu akan menggerebek sebuah rumah yang merupakan rumah seorang bandar narkoba, pada Selasa (19/1/2016) dini hari. Pada saat itu, pelaku mengetahui kalau rumahnya akan digerebek melalui CCTV yang ia pasang diatas pintu rumahnya. Mengetahui itu, ia pun langsung memberikan perlawanan yang mengagetkan petugas.

“Saat kami dobrak pintu rumah nya, pelaku langsung menembak ke arah kami. Akibatnya dua anggota saya terluka parah akibat terkena peluru,” ujar Afrisal.

Mengetahui pelaku melawan, dengan sigap seluruh anggota langsung mengamankan pelaku.




Afrisal juga mengatakan setelah mereka berhasil menjinakkan pelaku, seluruh anggota polisi pun langsung menggeledah seisi rumah. Hasilnya, polisi berhasil menemukan barang bukti berupa 20 paket sabu siap edar, dua buah ponsel, decoder CCTV, dan beberapa timbangan sabu.

Tak hanya itu, polisi juga menyita puluhan butir peluru dan beberapa senapan yang dimiliki oleh sang bandara narkoba.

“Ada juga sebuah granat nanas aktif yang dimiliki nya. Sudah kami bawa ke Mako Brimob Kelapa Dua untuk dijinakkan,” tambah Afrisal.

Saat ini kedua polisi korban penembakan itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Koja untuk diberikan perawatan yang intensif. Sementara sang bandar narkoba, Faisal kini tengeah diamankan petugas.

“Kondisi anggota saya sudah membaik. Kami masih mengembangkan untuk menangkap pelaku lainnya,” tegas Afrisal.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.