Salah Satu Tersangka Bom Sarinah, Ternyata Seorang Tukang Urut.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




tribunnews.com




tribunnews.com

Jakarta, Jelasberita.com| foto yang memperlihatkan salah seorang pelaku penyerangan di seputaran Sarinah, Thamrin, Jakarta pusat beredar luas di jagat dunia maya. Banyak orang telah melihat foto tersebut dari berbagai sudut gambar. Foto tersebut memperlihatkan pelaku tengah menodongkan senjata ke arah kerumunan massa, juga terdapat foto yang menunjukkan dirinya tengah berbaur dengan massa yang melihat kejadian pengeboman di pos polisi.

 

Pria tersebut terlihat mengenakan topi dan tengah membawa ransel, serta tas selempang pada bagian depan. Banyak orang yang telah melihat foto tersebut, termasuk salah seorang pengamat terorisme, Muhammad Jibriel Abdul Rahman. Bahkan Jibriel sempat mengatakan bahwa dirinya pernah di pijat oleh tersangka tersebut, loh? Kok bisa?

 




Seperti dilansir dari laman Dream, Tersangka teroris didalam foto tersebut diketahui bernama Afif, alias Sunakim. Jibriel mengatakan saat pertama foto tersebut dirilis, dirinya tidak mengetahui bahwa itu adalah Afif, sampai beredar foto yang memperlihatkan wajah pelaku dengan lebih dekat dan jelas.

 

“pertama saya kurang ngeh ketika foto itu dirilis, tapi waktu melihat yang versi close up nya, saya baru sadar kalau itu afif.” Ungkap Jibril pada Jumat (15/1).

 

Jibriel juga mengaku bahwa dirinya mengenal pelaku bernama Afif tersebut. Jibriel mengatakan bahwa Afif pernah berprofesi sebagai tukang urut yang cukup handal.

 

“saya pernah beberapa kali di urut oleh dia (Afif), dia pintar soal urut mengurut.” Pungkas Jibriel.

 

Jibriel mengutarakan bahwa sejauh yang dia kenal, Afif merupakan seorang yang sederhana. Dirinya juga menceritakan bahwa Afif sempat beberapa kali bercerita mengenai keluh kesahnya kepada Jibriel.

 

“dia jadi guru ngaji di TPA di Jakarta, tapi saya lupa dimananya. Dia tinggal di rumah kecil dengan anak istrinya. Dia juga pernah beberapa kali curhat ke saya.” Tambah Jibriel.

 

Menurutnya, Afif merupakan sosok yang biasa saja, dia suka berbaur dengan banyak orang, sebelum akhirnya dia memutuskan untuk bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

 

“awalnya dia biasa aja, suka berbaur dengan orang. Tapi berbeda waktu sesudah dicekokin ajaran untuk membunuh.” Ujarnya.

 

Jibriel terakhir kali bertemu dengan Afif sekitar tahun 2012, setelahnya Jibriel mengaku tak pernah bertemu lagi lantaran Afif terlibat kasus terorisme. hingga pada Kamis lalu (14/1) Jibriel melihat Afif kembali, namun bukan lagi sebagai tukang urut, tapi sebagai salah satu pelaku di Sarinah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.