Maraknya Kasus Pelecehan Seksual di Jerman, Pemerintah Kota di Jerman Larang Pengungsi Pria ke Kolam Renang Umum

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





121813_ko
foto ilustrasi/ istimewa

Bornheim, Jelasberita.com| Pengungsi pria di sebuah kota di Jerman, dilarang untuk masuk ke kolam renang setelah beberapa perempuan mengeluhkan kasus pelecehan. Menanggapi hal itu, pejabat pemerintah di Bornheim mengatakan, pria dari tempat penampungan pencari suaka dilarang datang sampai mereka “paham” bahwa perilaku tersebut tidak dapat diterima.

Adapun langkah tersebut diambil setelah meluasnya kasus pelecehan yang terjadi pada ratusan wanita di Koln dan beberapa kota di Jerman lain pada malam tahun baru. Dilansir dari pemberitaan, serangan tersebut dilakukan oleh para pria keturunan Afrika Utara dan Arab, sehingga hal tersebut meningkatkan ketegangan akan arus pengungsi yang diketahui, lebih dari 1,1 juta orang meminta suaka di Jerman.




Langkah pelarangan pada pengungsi pria ini diambil seiring meningkatnya laporan perilaku tak pantas terhadap perenang perempuan dan anggota staf. Hal tersebut diakui oleh Kepala Departemen urusan sosial di Bornheim yang terletak tak jauh dari Koln.

“Ada laporan pelecahan seksual dan ajakan mengobrol berlangsung di kolam renang ini… oleh sekelompok pria muda, dan ini membuat beberapa perempuan pergi,” kata Markus Schanpka pada Reuters seperti yang dilansir dari detikcom.
Laporan para perempuan di kolam renang, memang tidak menjadi tindak kriminal. Namun pencari suaka diminta mengubah perilaku mereka.

Pada hari Kamis, pemerintah di kota lain di barat Jerman, Rheinberg, harus membatalkan parade karnaval yang dijadwalkan akan diselenggerakan pada Februari mendatang dikarenakan faktor keamanan. Sampai saat ini, belum jelas bagaimana Jerman akan menerapkan aturan tersebut, walau pun Jerman siap mengenalkan sistem kartu pengenal untuk pengungisi pada Februari mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.