Denny: Tersangka Bom Sarinah Masih Amatiran, Gambar ini Buktinya!

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




foto: bukti analisa mengenai pelaku Bom Sarinah (Merdeka.com)




foto: bukti analisa mengenai pelaku Bom Sarinah (Merdeka.com)

Jakarta, Jelasberita.com| Seusai kejadian teror bom serta aksi penyerangan yang terjadi di kawasan Sarinah, Kamis (14/1) lalu. Banyak pihak yang membuat beberapa spekulasi mengenai para pelaku penyerangan tersebut yang turut menjadi korban tewas. Ada yang mengatakan bahwa pelaku tersebut berasal dari latar belakang militer, ada pula yang mengatakan bahwa para pelaku terlihat sudah sangat berpengalaman dalam melakukan aksinya.

 

Namun, ada pula yang beranggapan bahwa para pelaku tersebut masih amatiran dan terkesan kaku dalam melakukan aksi penyerangan tersebut. seperti yang dikatakan Denny AJD, dosen Institut Musik Indonesia melalui akun Facebooknya. Denny yang pernah berprofesi sebagai ‘tukang tembak’, menilai bahwa para pelaku teror bom sarinah bukanlah seorang yang profesional dan tidak mempunyai latar belakang militer.

 




“Gak usah spekulasi bawah pelaku teror adalah pro atau punya latar belakang militer. Mereka cuma amatiran,” tulis Denny melalui akun Facebooknya

 

Lebih lanjut Denny menjabarkan berbagai analisisnya mengenai beberapa kesalahan yang dilakukan para pelaku pada saat aksi baku tembak dengan pihak kepolisian kemarin. Berikut analisisnya.

 

 

Ini analisa saya sbg tukang nembak.

 

  1. Kokang senjata (tarik slide) pake tangan kanan? Kenapa? Keras ya slidenya?

 

(Pro kalau nembak pake tangan kanan, kokang pake kiri)

 

  1. Jari kok masuk trigger guard? Clumsy sekali?

 

(Pro jarinya lurus)

 

Dan cuma amatiran yg kokang2 senjata ketika mau beraksi. Pro itu udah kokang dari awal.

 

Kenapa amatir gak kokang dari awal? Karena amatir takut dengan senjata yang posisi peluru sudah di kamar tembak (chamber).

 

  1. Kok posisi jempol kiri menutupi jempol kanan? Gak bisa nahan recoil klo gini.

 

(Pro, jempol kiri berada dibawah jempol kanan dan sejajar. Kedua jempol mengarah sejajar dengan laras)

 

  1. Kok sikutnya bengkok? Recoilnya (hentakan) gak terkontrol donk.

 

(Pro, tangan lurus. Recoil terkontrol, hasil bidik lebih akurat)

 

Kesimpulan:

 

Mereka MILITAN. Dilatih oleh militan pula, BUKAN standart militer.

 

 

Selang beberapa saat setelah Denny memposting analisannya tersebut, para pengguna Facebook lainnya menggapi positif apa yang disampaikan Denny. Bahkan, Postingan milik Denny tersebut sudah dibagikan kembali sampai lebih dari 1500 kali. Karena banyak yang menganggap teori serta analisis dari Denny benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.